
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Selamat ya… ! Siaaap jendral…! Mana Istrimu..? Siaap.. Bujang.. cepat nikah ya… Siap Jendral amin…! Mantap.
Itulah suasana seusai korps raport di Polda Papua Barat, Senin (1/7/2019). 289 anggota polisi mulai dari perwira utama hingga bintar yang mengalami kenaikan pangkat memperoleh ucapan selamat berbahagia dan ucapan syukur dari Kapolda Papua Barat, Wakapolda, Irwasda, PJU, Ketua Bhayangkari serta teman-teman satuan kerjanya.
Salah satu polisi wanita (Polwan) dari Dit Lantas Polda Papua Barat memperoleh perhatian extra dari Kapolda dan Ketua Bhayangkari.
Selain sebagai anggota paling terakhir menerima ucapan kenaikan pangkat karena posisinya paling terakhir di barisan kenaikan pangkat, gaya rambutnya yang asli bergelombang kemerahan menarik perhatian Kapolda dan Ketua Bhayangkari.
‘’Selamat ya.., bu rambutnya bagus,’’ ujar Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak kepada Ketua Bhayangkari Polda Papua Barat, Ny Endah Herry Nahak saat hendak memberi ucapan selamat kenaikan pangkat kepada Polwan asli Papua itu.
Sambil memberi ucapan selamat kepada anggota Polwan sebelumnya, Ketua Bhayangkari Ny Herry Rudolf Nahak pun ikut memuji gaya rambot anggota Polwannya, bahkan Wakapolda Kombes Pol Drs Tatang yang berurutan berada dibelakang Ketua Bhayangkari ikut tersentyum melihat gaya rambut bawahnya.

Kapolda Papua Barat kepada papuadalamberita.com yang kebetulan hendak mengambil gambar terakhir saat salaman, mengatakan bangga dan senang melihat anggotanya naik pangkat.
Kapolda juga bangga dan senang melihat performa anggota polisi yang tampil rapi, termasuk rambut salah satu anggota Polwan yang bergelombang dan terta rapih.
Kontan saja sang Polwan yang diketahui bernama Hendrika Adelce Wiay mukanya berbinar, tersenyum. Bagaimana tidak senang, karena Ia tidak menyangka jika rambutnya yang bergelombang kemerahan itu (kriwil-kriwil) akan menjadi perhatian pimpinannya dan Ketua Bhayangkari Polda Barat.
Anggota Polwan, lulusan tahun 2014 yang kini telah berpangkat Briptu sehari-hari berdinas di direktorat lalulintas Polda Papua Barat saat ditemui papuadalamberita.com sesuai memperoleh sanjungan atas rambutnya yang asli bergelombang mengaku kaget bercampur senang.
‘’Kaget juga sih, Bapak Kapolda dan Ibu Ketua Bhayangkari meperhatikan rambut saya yang bergelombang, aduh terima kasih skali dapat ucapan selamat kenaikan pangkatan dan dapat pujian rambut di hari Ulang Tahun Bhayangkara lagi, Puji Tuhan bersukur, karena itu karunia Tuhan,’’ ujarnya malu-malu.
Soal gaya rambut yang bergelombang pernah diingatkan Kapolda Papua Barat semasa dijabat Brigjen Pol Drs Rudolf Alberth Rodja, bahwa anggota Polwan yang berambut keriting dilarang untuk diluruskan (rebonding)., karena itu bagian identitas jati diri sesorang.(tam)













