Papua Barat

Kapolda Papua Barat Perketat Perbatasan Bintuni Pasca Penyerangan Nakes di Tambrauw

268
×

Kapolda Papua Barat Perketat Perbatasan Bintuni Pasca Penyerangan Nakes di Tambrauw

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua Barat
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., Didampingi Irwasda Polda Papua Barat, Kombes Pol Subandi, S.I.K., M.H., Ketika Wawancara Doordtop Dengan Awak Media di Fakfak. Minggu (22/03/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat bergerak cepat merespons insiden penyerangan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tambrauw, Papua Barat Daya. Sebagai langkah preventif, pengamanan di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Teluk Bintuni, kini diperketat.

​Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat ancaman yang merugikan masyarakat tersebut. Dia telah melakukan koordinasi intensif dengan Pangdam XVIII/Kasuari untuk memitigasi pergerakan kelompok tersebut agar tidak masuk ke wilayah Papua Barat.

​”Karena wilayah Tambrauw berbatasan langsung dengan Papua Barat, kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam Kasuari untuk memperketat pengamanan, khususnya di wilayah Bintuni,” ujar Irjen Pol. Alfred Papare saat dicegat awak media di Fakfak, Minggu (22/03/2026).

​Sebagai tindak lanjut koordinasi tersebut, personel Brimob dan TNI telah disiagakan di titik-titik strategis perbatasan antara Papua Barat Daya dan Papua Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan aparat dalam melakukan penindakan tegas jika terdapat pergerakan KKB yang melintasi batas wilayah.

​”Penempatan pasukan ini adalah bentuk antisipasi. Jika mereka (KKB) masuk ke wilayah Papua Barat, Polri dan TNI telah siap melakukan langkah-langkah penindakan tegas,” tambah Jenderal Bintang Dua yang juga merupakan cucu Pahlawan Nasional Silas Papare tersebut.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian mengonfirmasi belum ada laporan mengenai masuknya kelompok tersebut ke wilayah hukum Polda Papua Barat. Informasi terkini yang diterima baru sebatas kejadian kontak tembak di wilayah Sori Aifat Selatan, Maybrat, Papua Barat Daya.

​Di sisi lain, Irjen Pol. Alfred Papare melaporkan , situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Papua Barat tetap aman dan kondusif sepanjang bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

​Secara khusus, Kapolda memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Fakfak yang telah menjaga toleransi dan kedamaian selama hari raya. ​”Laporan dari Polres Fakfak menunjukkan wilayah ini tetap aman selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Kami sangat mengapresiasi kondusifitas yang dijaga oleh masyarakat Fakfak,” pungkas Irjen Pol. Alfred Papare,  didampingi Irwasda Polda Papua Barat, Kombes Pol Subandi, S.I.K., M.H.(Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *