Papua Barat Daya

Kapolda Papua Barat – Pj  Gubernur Papua Barat Daya Bahas Pengamanan Pilkada Serentak

148
×

Kapolda Papua Barat – Pj  Gubernur Papua Barat Daya Bahas Pengamanan Pilkada Serentak

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir MTCP dan Gubernur Papua Barat Daya di Sorong, Senin (15/1/2024). FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BARAT

PAPUADALAMBERITA.COM.SORONG – Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama Polda Papua Barat dalam rangka pengamanan Pilkada serentak Tahun 2024, di Hotel Vega Kota Sorong Senin (16/1/2024).

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, SIK, MTCP, memberikan arahan terkait Pemilu 2024.

“Yang harus diketahui bersama, yaitu Pemilu tahun 2024 ini berbeda dengan Pemilu tahun sebelumnya, di mana penyelenggaraan, pengamanan cukup berbeda, dan juga permasalahan terkait anggaran nantinya,” ujar Kapolda ujar Kapolda.

“Diharapkan bagi Pemda dan seluruh jajaran untuk bisa dipahami betul terkait pengajuan maupun  pertanggungjawaban setiap anggaran yang telah disepakati bersama oleh kabupaten, Kota di Provinsi Papua Barat Daya, serta apa yang jadi kesepakatan ini belum bersifat final yang artinya akan adanya perubahan di kemudian hari,” tambah Kapolda.

Sementara itu Karoops Polda Papua Barat Kombes Pol Erick Kadir Sully, SIK menyampaikan data kekuatan pelibatan personil Polda Papua Barat dan jajaran.

“Dalam PAM Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya keseluruhan personil 4.775 (empat ribu tujuh ratus tujuh puluh lima) orang, dengan masing-masing jajaran yang mempunyai wilayah hukum di Provinsi Papua Barat Daya yaitu Polresta Sorong Kota, Polres Sorong, Polres Sorong Selatan, Polres Raja Ampat, Polres Maybrat, dan Polres Tambrauw,” ujar Karo Ops.

Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Drs Muhammad Musa’ad, MSi dihadapan peserta Rakor berharap, dengan adanya rapat seperti ini agar kedepannya dapat berkoordinasi baik Provinsi ke Polda maupun Pemerintahan Kabupaten Kota dengan Polres jajaran.

“Dalam rangka penyerapan anggaran harus bisa diketahui bersama, yaitu adanya masa-masa tenggang yang harus bisa dipahami bersama, bagi personil pengamanan dari Polda Papua Barat untuk Pilkada serentak agar bisa memberikan pelayanan yang baik dan prima,” tambah Pj Gubernur Papua Barat Daya.

“Harus diketahui bersama yaitu mungkin adanya pemajuan hari maupun bulan untuk diselenggarakannya Pilkada serentak yang sebelumnya pada bulan November yang akan direncanakan atau dimajukan pada bulan September,” ucap Pj Gubernur Papua Barat Daya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!