PAPUADALAMBEITA.COM.MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, SIK mengatakan kepolisian terus meningkatkan koordinasi dengan TNI untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang berkaitan dengan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Baca juga: Empat Pejabat Satu Suara: Papua Barat Aman dari Ramadan hingga Lebaran
“Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas melalui kekerasan dari kelompok KKB, kami dari Polda Papua Barat melakukan koordinasi dengan TNI, dalam hal ini Kodam XVIII/Kasuari, serta jajaran intelijen,” kata cucu dari Pahlwan Nasional Silas Papare ini yang ditemui wartawan di Manokwari, Sabtu (21/3/2026).
Menurut jenderal bintang dua polisi ini, hingga saat ini pergerakan kelompok tersebut masih terbatas dan belum menunjukkan adanya aksi yang signifikan di wilayah Papua Barat.
“Sampai hari ini masih dalam jumlah yang terbatas dan belum melakukan aksi,” ujarnya.
Meski demikian, kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memantau perkembangan situasi di lapangan secara intensif bersama TNI.
Kapolda mengatakan, pihaknya juga belajar dari sejumlah kejadian di wilayah lain, termasuk di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, yang diduga menjadi salah satu area aktivitas kelompok tersebut.
“Wilayah itu mungkin menjadi area mereka, sehingga kita berharap pergerakan tersebut tidak sampai ke Provinsi Papua Barat,” katanya.
Ia menegaskan, langkah antisipatif terus dilakukan melalui patroli dan pemantauan bersama aparat TNI guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami bersama TNI terus berada di lapangan untuk memantau perkembangan situasi,” ujar Alfred Papare.(rustam madubun)













