Kepala Kantor SAR Manokwari Monce Brury. PAPUADALAMBERITA. FOTO: SCAP SAR MANOKWARI
Tim SAR Manokwari saat lakukan pencarian .PAPUADALAMBERITA. FOTO: HUMAS SAR MANOKWARI
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kapal barang KM Nurfaidah dengan lima Person On Boat (POB) dikabarkan mengalami mati mesin di tengah laut antara perairan Manokwari Papua Barat dan Numfor Papua. Tim gabungan delapan orang anggota SAR Manokwari, satu anggota TNI AL dan satu anggota Polairud Polda Papua Barat kini melakukan pencarian, Kamis (16/9/2021).
Kepala Kantor SAR (Kakansar) Manokwari Monce Brury kepada wartawan mengatakan, SAR Manokwari menerima laporan dari warga, yaitu Ahmad pada Kamis 16 September 2021 sekitar pukul 11.45 WIT, bahwa kejadian itu pada pukul 10.30 WIT.
‘’Jenis kejadian kecelakaan kapal barang Km Nurfaidah dengan POB lima Org mengalami mati mesin di perairan Manokwari – Numfor, kemudian tim SAR bergerak Kamis sekitar pukul 12.05 WIT. Koordinat Perkiraan : 0°55’30.44″S – 134°23’35.42″ Heading : 93.81°, jarak lurus 23.50 Nm dengan waktu tempuh dari Manokwari ke prakiraan lokasi satu jam tiga puluh menit,’’ ujar Kakansar Manokwari.
Menurutnya, status kelima POB di kapal belum diketahui, kelima POB adalah Sukri, Hasim, Li, Saka dan Adolof. Kronologi kejadian yaitu pada pukul 09. 15 22.00 kapal berangkat dari Manokwari tujuan Numfor menggunakan Kapal barang Km Nurfaidah dan mengalami mati mesin di perairan Manokwari- Numfor.
‘’Setelah memperoleh informasi tim rescue Manokwari berjumlah delapan personil berangkat menuju dermaga Fasharkan TNI AL untuk melanjutkan perjalanan ke perkiraan lokasi kejadian, cuaca antara Manokwari dan Numfor dilaporkan hujan deras, kecepatan angin 3:-15 knot, tinggi gelombang laut 0.5 -1.25 meter,’’ ujarnya.
Dalam pencarian tim SAR Manokwari dilengkapi dengan alutsista rescue car satu unit dan satu Rigit Inflatable Boat (RIB), serta perlengkapan pendukung SAR.(tam)













