OlahragaPapua Barat

KONI Papua Barat Daftar 16 Cabor Atlet “Long List” PON XXI Aceh dan Sumatera Utara

270
×

KONI Papua Barat Daftar 16 Cabor Atlet “Long List” PON XXI Aceh dan Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini
Ketua Satgas Puslatda Papua Barat Adolfina Oray. FOTO: TANGKAPAN LAYAR.PAPUADALAMBERITA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Provinsi Papua Barat akan mengirim 163 atlet dari 25 Cabang olahraga (Cabor) ke PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara 2024.

KONI Papua Barat akan menyiapkan atlet dari 16 Cabor masuk daftar long list (atlet pengganti) yang akan di daftarkan ke Pusat.

Baca juga: Menuju PON XXI, Atlet Papua Barat Telah Selesai Jalani Tes Fisik dan Tes VO2 Max

Sehingga, dalam rapat koordinasi Satgas Pemusatan latihan (Puslatda) Papua Barat dengan Cabor PON XXI, di KAntor  Rabu, Ketua Satgas Puslatda  Papua Barat Adolfina Oray meminta masing-masing Cabor segera menyelesaikan pendaftaran tahap pertama PON XXI Aceh-Sumut.

‘’Kami rapat koordinasi bersama Cabor dalam rangka menjelang batas akhir pendaftaran pertama entry by number,’’ ujarnya di Kantor KONI PApua Barat di Susweni, Manokwari kemarin.

Antrian atlet Puslatda Papua Barat yang akan mengikuti PON XXI di Aceh dan Sumut melakukan tes fisik dan tes VO2 Max di lapangan olahraga Kodim Manokwari, Rabu (6/3/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.

Ketua Satgas menjelaskan, dalam pendaftaran pertama untuk entry by number yang harus didaftarkan, itu ada daftar long list. Daftar long list adalah  pemain pengganti.

Lanjut Dia, dari 25 Cabor yang diikuti Provinsi Papua Barat dari 25, ada 16 Cabor masuk daftar long list dan data long list adalah sistim diatur Pengurus Besar (PB) Cabor diteruskan ke KONI Pusat, Koni Pusat teruskan ke KONI provinsi untuk meneruskan ke Cabor – Cabor.

Baca juga: Medical Cek Up Rekomendasikan 7 Atlet Papua Barat Tak Boleh Ikut Tes Lajutan, Fisik dan VO2 Max

Data long list adalah atlet pengganti, dan atlet peganti berbeda dengan atlet cadangan, atlet pengganti yang masuk dalam long list harus mendapat SK dari PB Cabor.

‘’Jadi contoh Cabor HAPKIDO ada tiga orang atlet, tetapi di daftar long list pemain pengganti dia mengusulkan kepada PB Cabor, dan PB Cabor mengirimkan ke PB Cabor yang bersangkutan diteruskan kepada KONI, dan kami masukkan dalam aplikasi pendaftaran long list, itu harus, tidak boleh tidak,’’ jelas Adolfina Oray.

Menurutnya, batas waktu menjelang akhir dari tahap pertama adalah 7 Mei 2024.

‘’Oleh karena itu kami harus memanggil semua 25 Cabor terkait data long list, juga terkait dengan official Cabor dengan atlet yang harus kami tetapkan dengan surat keputusan (SK),’’ sebut Dia.

‘’Ketika surat keputusan sudah terbit tidak ada penambahan lagi, dan hingga kini belum ada surat keputusan, karena ada beberapa Cabor yang masih melakukan promosi degradasi untuk atletnya, seperti Cabor dayung dan futsal,’’ sambungnya.

‘’Karena masih bongkar pasang atlaet maka kami belum terbitkan SK itu,’’ ujarnya lagi.

Tambahnya, bahwa dalam pendaftaran tahap pertama ada pendaftaran long list, pendaftaran nomor Cabor pendaftaran nama cabor, dan pendaftaran nomor pertandingan, serta pendaftaran nomor perlombaan.

Baca juga: Atlet Papua Barat Jalani Tes Fisik dan VO2 Max Menuju PON XXI 2024 

‘’Dan data yang kami terima di pendaftaran pertama, itu yang akan kami dorong ke pendaftaran entry by name, pendaftaran kedua dimulai 8 Mei sampai dengan 31 Juli, Agustus itu terakhir dengan verifikasi dan keabsahan data delegasi PON XXI 2024 dari Provinsi Papua Barat,’’ jelas Ketua Satgas Puslatda  Papua Barat Adolfina Oray.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!