Papua Barat

Lengkap, 17 Korban Kebakaran Double O Sorong Teridentivikasi

197
×

Lengkap, 17 Korban Kebakaran Double O Sorong Teridentivikasi

Sebarkan artikel ini

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, SIK MH, dan IPDA drg Husein Mamile, di Polda Papua Barat, Selasa (22/2/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BAAT

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan Tim Dokkes Polda Papua Barat berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban kebakaran Discotique Doble O Sorong Papua Barat. Jumlah keseluruhan 17 jenazah yang diidentifikasi di Rumah Sakit Sele Be Solu Sorong.

‘’Dua dari 17 jenazah yang tersisah berhasil diidentifikasi Selasa (22/2),’’ jelas Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, SIK MH,  dalam siaran persnya Kabid Humas di dampingi Kabid Dokkes Polda Papua Barat yang diwakili IPDA drg Husein Mamile selaku Paur Subbiddokpol Biddokkes Polda Papua Barat.

“Hari ini tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran Double O Sorong. Kedua jenazah teridentifikasi berdasarkan DNA keluarga korban,” sebut Kabid Humas.

Kabid Humas mengatakan, dua jenazah tersebut dengan nomor post mortem (PM) DVI/SOQ/0010 korban teridentifikasi atas nama Desra Wahyudi Achiruluis jenis kelamin laki-laki, bahwa DNA identik dengan sampel keluarga korban.

Jenazah kedua dengan nomor Post Mortem DVI/SOQ/002 teridentifikasi atas nama Christian Wahyu Rianto jenis kelamin laki-laki bahwa DNA korban identik dengan keluarga korban” tutur Kombes Pol. Adam.

“Dengan teridentifikasi nya dua jenazah tersebut maka genap sudah jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi dari total 17 jenazah korban kebakaran,” kata Kombes Pol. Adam.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing SIK, MSI melalui Kabid Humas mengucapkan terimakasih atas kerja keras tim DVI Mabes Polri selama satu bulan melakukan identifikasi 17 korban, Kapolda juga mengucapkan terimakasih  kepada Direktur Rumah Sakit Sele Be Solu Sorong, serta pemilik countener es yang digunakan selama proses identifikasi.

“Sekarang tinggal tugas penyidik untuk menyelesiakan berkas dan menangkap DPO pelaku yang terkait kejadian tersebut,” tegas Kombes Pol Adam Erwindi.(tam)

Pesan layanan masyarakat ini dipersembahkan papuadalamberita.com. DISAIN: JAMALUDDIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *