PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Lepot Setyanto, AK, MSI sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua Barat dikukuhkan Penjabat Gubernur Papua Barat DR Ali Baham Temongmere MTP sebagai Kepala BPKP Papua Barat di Gedung Auditorium PKK, Manokwari Rabu (24/1/2024).
Pj Gubernur berpesan, bersama BPKP kedepan, tata kelola pemerintahan provinsi Papua Barat terutama tata kelola keuangan dan pembangunan daerah akan ada perbaikan-perbaikan yang signifikan.
‘’Termasuk tata kelola badan layanan umum daerah (BLUD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang ada di provinsi Papua Barat,’’ sebut Penjabat Gubernur Papua Barat dalam pengukuhannya.
Menurut Gubernur Papua Barat, bahwa diketahui bersama,isu utama yang masih menjadi masalah di Papua Barat adalah masih rendahnya nilai IPM,angka stunting yang masih tinggi,dan presentase kemiskinan yang tinggi,kualitas konektifitas wilayah belum memadai serta pertumbuhan ekonomi yang masi dibawah rata-rata nasional,
‘’Karena itu di butuhkan upaya seluruh pemangkuh kepentingan dan seluruh masyarakat Papua Barat untuk mengatasi masalah tersebut.’’ Tandas Ali Baham Temongmere.
Kepala BPKP Papua Barat, Lepot Setyanto di Gedung Auditorium PKK Arfa Manokwari Rabu (24/1/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.
Gubernur mengingatkan, bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan belanja yang cukup besar di provinsi Papua Barat sebesar Rp17,25 triliun meliputi Rp11,35 triliun dana transfer ke daerah (TKD) dan Rp5,9 triliun berupa belanja kementerian dan lembaga.
‘’Hal tersebut menandakan pentignya instrumen APBN dalam mengintervensi kegiatan ekonomi masyarakat sehingga mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif dan mewujudkan kesejahteraan,’’ kata Ali Baham.
Ia mengatakan, melihat besarnya kontribusi anggaran negara kedalam pertumbuhan ekonomi provinsi Papua Barat, maka gubernur berpesan, agar anggaran tersebut dapat di kelola secara hati – hati, transparan dan akuntabel, efektif dan efisien agar dapat menghasilkan output yang mempunyai nilai tambah bagi masyarakat.
‘’Pada kesempatan ini juga, kami sampaikan harapan-harapan atas peran dan kontribusi perwakilan BPKP kedepan bisa tetap mengawal program utama provinsi Papua Barat di tahun 2024.

Diantaranya, menurut gubernur; Pertama penanganan kemiskinan ekstrim, kedua peningkatan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia, ketiga pertumbuhan ekonomi yang di topang oleh insvestasi pada sektor-sektor strategis daerah dan penyerapan tenaga kerja local.
Keempat peningkatan dan pemantapan pembangunan rendah karbon dan transisi energi, kelima percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas, tata kelola pemerintahan yang baik untuk mendukung jangkauan dan kualitas pelayanan publik, dan keenam pemantapan stabilitas wilayah dan ketahanan masyarakat.
Hadir pada pengukuhan Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan BPKP Iwan Taufik Purwanto, Forkopimda Papua Barat, para bupati dan penjbat Gubernur Papua Barat Daya.(tam)
Sambutan Gubernur Papua Barat DR Ali Baham MTP pada pengukuhan Lepot Setyanto sebagai Kepala BPKP Papua Barat, di Gedung Auditorium PKK Arfa Manokwari Rabu (24/1/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.













