Papua Barat

Operasi Patuh Mansinam Digelar, Wakapolda Ingatkan Anggota Hindari Pungli, Patuhi Protokol Kesehatan

122
×

Operasi Patuh Mansinam Digelar, Wakapolda Ingatkan Anggota Hindari Pungli, Patuhi Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Wakapolda Papua Barat,  Brigjen Pol Mathius D Fakhiri menyematkan tanda peserta anggota Operasi Patuh Mansinam 2020, Kamis (23/7/2020) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Wakil Kepala Kepolsian Daerah (Wakapolda) Papua Barat, Brigjen Pol Mathius D Fakhiri mengingatkan personilnya untuk menolak pungutan liar dan memathui protocol kesehatan selama operasi berlangsung.

‘’Perlu saya tekankan kembali kepada para personel, selama pelaksanaan operasi patuh, supaya selalu berdoa sebelum melaksanakan tugas, bekerja dengan tulus dan ikhlas, semoga hal ini dapat menjadi ladang ibadah dan berkah pahala bagi kita,’’ tegas Wakpolda  saat menjadi Irup Apel Gelar Pasukan kesiapan Polda Papua Barat dalam operasi bersandikan Patuh Mansinam 2020, Kamis (23/7/2020) di plataran upacara Polda Papua Barat.

Wakapolda mengingatkan, personel utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur dan dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan covid-19.

‘’Hindari tindakan pungutan liar (pungli), lakukan  tugas  operasi  patuh  dengan  baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat. Senantiasa bekerjasama dan berkoordinasi dengan instansi terkait baik dari unsur pemerintah daerah maupun dengan TNI. Agar operasi yang kita gelar ini dapat berjalan dengan maksimal,’’ tegas Fakhiri.

Lanjut wakapolda, bahwa permasalahan dibidang  lalu  lintas, dewasa berkembang cepat dan dinamis, ini sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Anggota Operasi Patuh Mansinam 2020, Dit Lantas Polda Papua Barat pada pembukaan gelar pasukan, Kamis (23/7/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

Perkembangan transportasi juga telah berada pada era  digital.  Dimana  operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman yaitu cukup menggunakan handphone.

‘’Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polisi Lalu Lintas (Polantas), sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut,’’ pesan Wakapolda.

Fakhiri mengatakan, sesuai   amanat   undang-undang   nomor   22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, kamseltibcar lantas, merupakan hal yang kompleks  dan  tidak  bisa  ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku  kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

‘’Perlu saya sampaikan bahwa pelaksanaan operasi patuh mansinam tahun 2020 ini berbeda dengan pelaksanaan operasi patuh pada tahun – tahun sebelumnya karena pelaksanaan operasi patuh tahun ini dilaksanakan dalam situasi pandemi covid-19,’’ ujar Fakhiri.

Dan sesuai dengan rencana garis besar operasi, kegiatan yang dilaksanakan adalah mengedepankan giat preemtif, preventif dan persuasif serta humanis.

Dengan maksud untuk mememberikan kesadaran kepada masyarakat terhadap tata tertib dalam berlalu lintas maupun tumbuhnya disiplin masyarakat dalam menerapkan pola adaptasi kebiasaan baru guna memutus rantai penyebaran covid-19 di provinsi papua barat.

‘’Selain kegiatan bersifat humanis perhatian operasi patuh saat ini juga di titik beratkan pada upaya penurunan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan  kecelakaan lalu lintas sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing (tematik) namun tetap mempedomani protokol kesehatan dengan sasaran meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas serta lokasi penularan covid-19,’’ urai Fakhiri.

gelar pasukan pembukaan Operasi Patuh Mansinam 2020 Dit Lantas Polda Papua Barat Kamis (23/7/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

Kata Fakhiri, data  jumlah kecelakaan  lalu lintas operasi patuh mansinam 2019 sebanyak 3 kejadian mengalami penurunan sebanyak 73 % dibandingkan periode tahun 2018. Jumlah korban luka berat operasi patuh mansinam tahun 2019 sebanyak 1 orang dan luka ringan 2 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas operasi patuh mansinam tahun 2019 sejumlah 842 pelanggaran, dengan jumlah tilang sebanyak 75 lembar dan teguran sejumlah 767 teguran.

‘’Operasi patuh Mansinam tahun 2020 ini dilaksanakan 14 hari, dimulai   23 Juli sampai 5 agustus 2020, secara serentak. Sasaran prioritas  operasi patuh  2020 di wilayah Polda Papua Barat yaitu pengemudi sepeda motor yang tidak menggunakan helm, menerobos traffic light, mengemudikan kendaraan bermotor dalam keadaan dipengaruhi minuman beralkohol dan anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan,’’ tambah jenderal polisi bintang satu ini.

Dengan penindakan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas tersebut maka diharapkan operasi patuh tahun  ini dapat  menekan angka jumlah  korban fatalitas, meminimalisir kemacetan lalu lintas dan terwujudnya kamseltibcarlantas yang mengedepankan preemtif dan preventif guna meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas dalam rangka pencegahan / penularan covid-19 di jalan.(tam)

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!