fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat siap membantu pembiayaan pelayanan kesehatan di daerah pedalaman Kabupaten Teluk Wondama, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua... Pemprov Papua Barat Siap Bantu Biayai Layanan Kesehatan Pedalaman Wondama
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan. FOTO: (ANTARA/TOYIBAN/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat siap membantu pembiayaan pelayanan kesehatan di daerah pedalaman Kabupaten Teluk Wondama, kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan di Manokwari, Kamis.

Di Teluk Wondama terdapat beberapa kampung yang sulit dijangkau melalui perjalanan darat maupun laut. Diantaranya Kampung Uya Distrik Naikere.

Biaya operasional pelayanan kesehatan di wilayah yang berbatasan dengan provinsi Papua ini cukup mahal, terutama untuk membayar sewa helicopter yang harus digunakan tim medis yang bertugas di daerah tersebut.

“Kalau ada permintaan dari kabupaten kami pasti siap bantu. Bagaimana pun juga provinsi juga punya tanggungjawab untuk menjamin kelancaran pelayanan kesehatan di setiap daerah,” katanya.

Terkait pelayanan kesehatan di pedalaman Teluk Wondama, beberapa bulan lalu seorang tenaga medis yang ditugaskan di Kampung Uya Distrik Naikere meninggal dunia. Petugas medis bernama Patra M Jauhari itu meninggal akibat sakit malaria.

Nyawanya tidak tertolong karena tidak ada ketersediaan obat di kampung tersebut. Disisi lain tidak ada transportasi yang bisa digunakan untuk membawanya ke kota.

Kampung Uya berada jauh di daerah pedalaman Teluk Wondama. Belum ada akses jalan darat yang bisa dilewati kendaraan selain dengan berjalan kaki dalam waktu dua hingga tiga hari.

Saat ini, Pemkab Teluk Wondama mengandalkan helicopter milik swasta untuk mengantar tenaga medis juga logistik yang dibutuhkan untuk melayani masyarakat di daerah tersebut.

“Terkait kasus itu, saat ini Pemkab Wondama sedang melakukan evaluasi total. Mudah-mudah kedepan pelayanan kesehatan di Teluk Wondama lebih baik,” kata Otto lagi.

Ia pun berharap, kejadian yang menimpa Mantri Patra tidak terulang. Segala persiapan harus dilakukan, terutama menyangkut logistik serta transportasi ke daerah itu.(ant)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!