Papua Barat

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Manokwari dan Komunitas Air Tanam Terumbu Karang

158
×

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Manokwari dan Komunitas Air Tanam Terumbu Karang

Sebarkan artikel ini

Bupati Manokwari Hermus Indou pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 yang ditandai dengan penanaman terumbu karang di pantai Kwawi Manokwari, Sabtu (5/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kawasan pantai Manokwari, Papua Barat masih jauh dari harapan bersih, pada perubahan cuaca diwaktu tertentu mata kita disuguhkan sampah di pesisir pantai kota Manokwari . Sedikit demi sedikit dibersihkan oleh orang-orang  yang punya kepdulian tinggi terhadap lingkungan, air, laut dan terumbu karang.

Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai hari lingkungan hidup sedunia yang telah dicanangkan PBB. Sabtu (5/6/2021) pagi sejumlah komunitas air, komunitas lingkungan yang kolaborasi bersama Ketapang Dive Community Manokwari serta Bupati Manokwari, Hermus Indou, SPd, MH menggugah kesadaran masyarakat untuk mencintai, menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan di pantai Kwawi, Manokwari, Papua Barat dengan menanam terumbu karang demi menciptakan ekosistim biota laut serta membersihkan pantai.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 adalah “Environment Restoration” atau “Restorasi Lingkungan.” Restorasi lingkungan sebagai upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal  yaitu, pencegahan dan mengatasi kerusakan alam yang disebabkan manusia.

Aksi pelestraian lingkungan bawa laut dan kebersihan pesisir pantai diawali dengan pelepasan terumbu karangan oleh Bupati Manokwari  dan Kepala Seksis  Pemantauan Kualitas Udara dan Gangguan, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ery Purawati, ke dasar laut untuk ditanami oleh Ketapang Dive Kommuniti Manokwari serta komintas air lainnya.

Hari lingkungan hidup sedunia yang terkenal dengan Deklarasi Stockholm 5 Juni 1972 itu kini terus diwarisi semua generasi dunia sebagai bentuk menjaga lingkungan termasuk Ketapang Dive Kommunity Manokwari dan Pemda Manokwari menjaga lingkungan Manokwari demi tercipta lingkungan berkualitas dan masyarakat yang berkualitas.

Bupati Manokwari Hermus Indou saat melepas terumbu karang untuk ditanam di dasar laut oleh komunitas air pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, Sabtu (5/6/2021) di Pantai Kwawi Manokwari. PAPUADALAMBERITA. ISTIMEWA 

‘’Pemerintah Kabupaten Manokwari mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan pada hari ini yaitu melakukan pembersihan terhadap laut dan penanam terumbu karang,’’ sebut Bupati Manokwari Hermus Indou saat membuka acara penanam terumbu karang memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia oleh Ketapang Dive Community Manokwari, Sabtu (5/6/2021) di pesisir pantai Kwawi Manokwari.

Bupati mengatakan pemerintah punya argumentasi yang bisa Ia sampaikan kepada masayarakat,  pertama Tuhan menciptakan alam semesta ini dalam tingkat kesempurnaan yang tinggi dan tidak dirusak. Tetapi banyak manusia menjadi egois mau merusak alam ciptaan ini,  padahal kehidupan manusia sesungguhnya bergantung kepada semua yang oleh Tuhan pada hari yang pertama sampai dengan hari yang kelima.

‘’Kalau Tuhan menciptakan manusia pada hari yang pertama, maka tidak ada kehidupan tetapi karena Tuhan bijaksana Ia menciptakan manusia Adam dan Hawa di hari yang ke-6 karena itu melestarikan alam ciptaan yang diciptakan oleh Tuhan bagi kita semua adalah bukti iman daripada kita kepada Tuhan,’’ ujar bupati.

‘’Kita sangat menghormati Tuhan dan menghargai Tuhan atas semua yang diciptakan oleh Tuhan dan dianugerahkan kepada kita supaya kita juga mengalami kehidupan dari apa yang diberikan oleh Tuhan dalam kehidupan kita,’’ pesan bupati.

Bupati menyebutkan, bahwa,  Manokwari menyandang status sebagai pusat peradaban di tanah Papua,  tetapi juga sebagai ibukota provinsi Papua Barat,  dalam hal ini kabupaten Manokwari adalah Kabupaten terkemuka,  Kabupaten sulung yang mestinya harus menjadi contoh di dalam berbagai aspek pembangunan,  termasuk bagaimana memberikan contoh di dalam merawat laut, juga lingkungan hidup.

‘’Tentu sebagai kota peradaban,  kota Injil,  Saya kira kebersihan itu adalah ibadah kita kepada Tuhan dan kita wajib melestarikannya,  wajib membuat kota ini menjadi menarik bagi semua orang yang dapat berkunjung ke Manokwari,  Manokwari harus mempersembahkan hal  yang baik dari kita,  itu yang kemudian menjadi kesan yang dibawa pulang oleh setiap orang yang berkunjung ke Manokwari,’’ kata bupati.

Anton Kery dari Komintas air memberikan arahan sasebelum penanaman terumbu karang di dasar laut pantai Kwawi Manokwari bersama Bupati Manokwari, Sabtu (5/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN 

Hermus Indou mengatakan, karena itu, penduduk Manokwari wajib dalam kehidupan sehari-hari mempersembahkan hal-hal yang terbaik kepada setiap orang yang dating,  minimal lingkungan yang Manokwari wajib mempersembahkannya,  karena, ketika orang menginjak kaki di Bandara yang dilihat sepanjang jalan adalah kebersihan,  ini menjadi hal yang luar biasa bagi Manokwari.

‘’Yang berikutnya tentu Provinsi Papua Barat telah menetapkan Perdasi atau Perdasus tentang Provinsi Papua Barat sebagai pembangunan berkelanjutan,  dan kabupaten kota termasuk  Kabupaten Manokwari sebagai ibukota provinsi wajib untuk bisa melaksanakan peraturan itu,’’ pesan Hermus Indou.

‘’Pembangunan berkelanjutan di sini aspeknya adalah pembangunan yang lestari,  kita melestarikan hal-hal apa saja termasuk lingkungan,  termasuk budaya kita yang sudah terkikis oleh perkembangan zaman kita wajib melestarikan semuanya,’’ pesan Hermus.

Kata Indou pembangunan harus berorientasi masa depan,  tidak menjadi generasi yang egois,  hidup tidak mementingkan diri sendiri,  tetapi harus berpikir panjang bahwa,  banyak generasi yang kemudian akan hidup sesudah setelah generasi sekrang.

‘’Pertanyaannya adalah apakah generasi itu akan hidup dengan baik karena alam yang kita tinggalkan bagi mereka,  kita wariskan bagi mereka adalah dalam kondisi yang baik atau tidak? Karena itu memang kita berkewajiban mewariskan hal-hal yang baik dari kehidupan kita sekarang kepada generasi yang akan datang,’’ jelas Hermus.

Komintas air, tim diving setelah melakukan penanaman terumbu karang di dasar laut pantai Kwawi Manokwari bersama Bupati Manokwari, Sabtu (5/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN 

Persiapan komintas air, tim diving untuk melakukan penanaman terumbu karang di dasar laut pantai Kwawi Manokwari, Sabtu (5/6/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN 

Perwakilan komunitas Anton Krey dalam laporannya dihadapan bupati mengataan, di hari lingkungan hidup sedunia 2021 telah bergabung sejumlah komunitas anak air dan komunitas lingkungan bersama Ketapang Dive Community  Manokwari telah melangkungan serangkaiaan kegiatan pelestarian lingkungan dengan membersihkan sepanjangan pantai Kwawi Manokwari selama tiga hari yang ditutup dengan penanaman terumbu karangan di dasar laut bersama bupati Manokwari.

‘’Dengan hari lingkungan hidup sedunia teman-teman dari Ketapang Dive Community serta komunitas air dan lingkungan hidup hari ini melaksanakan penanaman terumbu karang,  yang mana tiga hari sebelumnya kita telah melakukan aksi pembersihan laut,  kita sudah lakukan dari tanggal tanggal 3, 4 Juni dan dilanjutkan hari ini sekaligus dilaksanakan dengan penanaman terumbu karang,’’ ujar Anon Krey.

‘’Kita mengharapkan partisipasi dari instansi instansi terkait ikut mendukung generasi muda yang sebagai generasi yang perlu diperhatikan,  dan kita rangkul agar hal-hal yang dianggap kecil bisa kita kerjakan dan itu menjadi pekerjaan yang dapat membantu pemerintah Kabupaten Manokwari,’’ tambah Hermus. (tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *