Papua Barat

Pj Gubernur Ajak Pelajar Maknai Hari Pendidikan, 2 Mei 1995 Ali Baham Pertama Jadi Irup Hari Pendidikan

119
×

Pj Gubernur Ajak Pelajar Maknai Hari Pendidikan, 2 Mei 1995 Ali Baham Pertama Jadi Irup Hari Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pelajar Manokwari mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024 di Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (2/5/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Hari Pendidikan nasional (Hardiknas) 2024 momentum penting bagi seluruh masyarakat Papua Barat, khususnya para pelajar, untuk merefleksikan peran dan kontribusi pendidikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

baca juga: Pimpin Upacara Hardiknas, Ali Baham: Harus Dipastikan Anak Dapat Pendidikan Berkualitas

Ajakan Gubernur ini dapat dipandang sebagai upaya untuk mengingatkan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter, wawasan, dan kompetensi generasi muda sebagai penerus bangsa.

‘’Mari bersama-sama kita mengevaluasi apa yang kita bersama lakukan di bidang pendidikan, ada dua hal penting dalam pendidikan yaitu akses dan kualitas,’’ sebut Pj Gubernur di Manokwari, Kamis (2/5/2024).

Ia mengurai, dengan keterjangkauan pendidikan sampai di daerah-daerah, pelosok, atau kepada murid anak-anak yang berusia sekolah mereka harus bisa difasilitasi mendapat pendidikan, itu berhubungan dengan akses pendidikan.

‘’Yang kedua adalah kualitas kualitas berhubungan dengan mutu, kaitannya dengan fasilitas kemudian kemampuan guru,’’ jelas Ali Baham Temongmere.

Menurut Pj gubernur dua itulah yang perlu dievaluasi bersama, dengan evaluasi ini akan disusun perencanaan program menuju Indonesia emas di tahun 20245.

‘’Indonesia emas itu adalah generasi-generasi berakhlak, generasi yang mempunyai mental pelayanan terbaik, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, ditanamkan loyalitas, loyalitas kepada pemimpin, loyalitas kepada tanggungjawab, dan loyalitas kepada bangsa dan negara,’’ kata Ali Baham.

‘’Kemudian loyalitas ini kita tanamkan dengan baik, jangan lagi di luar dari hal-hal lain, ini bangsa kita, negara kita, jangan energi  kita habis, usia kita habis untuk berpikir di luar dari konteks negara Republik Indonesia,’’sambung Ali baham Temongmere yang disapa ABT.

Pj Gubernur Papua Barat berjabat tangan dengan Kapolda Papua Barat seusai Pelajar Manokwari saat mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024 di Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (2/5/2024). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

Lanjut Ali Baham, bahwa kerangka pemikiran (mindset) kita, bawa ini negara kita, kita bukan tinggal di negara orang lain.

‘’Mari kita bersalin dengan baik, menanamkan pendidikan sejak dini dan insya Allah pada waktunya kita semua berkesempatan untuk memimpin, satu persatu sudah diberi kesempatan yang berdiri di depan ini adalah hasil pendidikan dari kampung yang terpencil,’’ ujar Ali Baham yang mencontohkan dirinya sebagai pejabat yang berasal dari daerah Fakfak yang terpencil.

‘’Juga ada Bapak Kapolda, sudah banyak anak-anak Papua yang sampai hari ini berkesempatan untuk mengelola pemerintahan, baik di TNI Polri, pemerintahan ke masyarakat, oleh karena itu kita ingin menatap 20 tahun yang akan datang,’’ ujarnya.

Penjabat gubernur ini memberikan contoh dirinya, bahwa  29 tahun lalu, tepatnya tahun 1995 bulan Maret Ia dilantik sebagai camat Arguni di Kaimana (dulu masih satu dengan Fakfak, red), bahwa upacara pertama yang Ia pimpin adalah tanggal 2 Mei tahun 1995.

‘’Memimpin upacara pertama setelah menjadi pejabat adalah pada tanggal 2 Mei tahun 1995, 29 tahun kemudian hari ini tanggal 2 Mei 2024 saya memimpin upacara 2 Mei di kantor gubernur yang megah ini,’’ tuturnya.

Ia mengatakan, tidak ,me membayangkan seorang anak di Teluk Arguni yang kecil itu, tidak pernah terpikirkan, tetapi Tuhan berkehendak.

‘’Oleh karena itu jangan merasa bahwa apa yang dilakukan hari ini sia-sia, belajar dan belajar terus, suatu hari nanti di pundak saudara-saudara akan diberikan kepercayaan oleh bangsa dan negara ini,’’ kata Ali Baham memotivasi pelajar.

Dan pendidikan karena pendidikan berkarakter, penanaman iman dan ilmu itu menjadi penting sejak dini.

Dengan memaknai Hari Pendidikan dalam kehidupan berbangsa, diharapkan para pelajar dapat lebih menghargai dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diperoleh untuk mengembangkan diri dan berperan aktif dalam membangun negara yang lebih baik.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *