Papua Barat

Remisi di Hari yang Fitri untuk 223 Warga Binaan Lapas, Rutan, Cabang Rutan Se-Papua Barat

80
×

Remisi di Hari yang Fitri untuk 223 Warga Binaan Lapas, Rutan, Cabang Rutan Se-Papua Barat

Sebarkan artikel ini

Data warga binaan yang memperoleh remisi idulfitri 1441 Hijriah/2020 Masehi.  SUMBER: Kemenkumham Papua Barat/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sebanyak 223 Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Se-Papua Barat menerima Remisi khusus di hari yang fitri, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijrah / 2020, Ahad (24/05).

Sebagaimana situasi saat ini yaitu pandemi Covid-19 yang masih berstatus penyebarannya terus meningkat, sehingga beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan seperti kunjungan Hari Raya Idul Fitri untuk saat ini dialihkan dengan memfasilitasi keluarga melalui Video Call dengan kebijakan tambahan yaitu pentitipan makanan/barang bagi warga binaan.

Program Pemberian Remisi menjadi sangat berharga dan menjadi penting bagi WBP pada saat masa pandemi dimaksud

“223 Warga Binaan yang telah menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri adalah mereka yang memenuhi syarat seperti beragama Islam, telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, ‘’ ujar Kepala Kantor Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua Barat Antonius Anthonius M Ayorbaba dalam siaran persnya yang diterima papuadalamberita.com, Rabu (27/5/2020).

Persyaratan administrative dan substabtif yaitu telah menjalani pidana minimal 6 (enam) bulan, tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta aktif mengikuti program pembinaan.

Sementara itu bagi tindak pidana terkait PP No. 99 Tahun 2012 pasal 34A, tetap harus mejalani pidana minimal 6 (enam) bulan dengan melampirkan syarat-syarat sesuai ketentuan.

Jumlah 223 WBP yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri terdiri dari kategori Remisi Khusus I (RK I) sebanyak 223 dan Remisi Khusus II sebanyak 0.

“Remisi khusus I adalah remisi khusus yang diberikan kepada narapidana dewasa dan anak akan tetapi saat masa pidananya dikurangkan, yang bersangkutan masih harus harus menjalani masa pidana dan belum bisa bebas pada tanggal pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, ‘’ujarnya.

Sedangkan Remisi khusus II adalah remisi khusus yang diberikan kepada narapidana dewasa dan anak yang masa pidananya jika dikurangkan, yang bersangkutan bebas saat tanggal Hari Raya Idul Fitri tersebut.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!