fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Prajurit-prajurit senior purnawirawan dan Warakauri itu semangatnya tidak pernah mati, cuman menghilang, tetapi karya-karya besar senior patut disukuri karena tanpa kehadiran... Sambut HUT Bhayangkara Ke-73, Kapolda Papua Barat Minta Doa Restu Dari Purnawirawan
Ketua Bhayangkari Pola Papua Barat Ny Herry Rudolf Nahak (tegah) bersama anggota Bhayangkari serta ibu Warakauri pada acara silaturahim Keluarga Besar Polda Barat dengan Purnawirawan dan Warakauri menyambut HUT Bhayangkara Ke-73. Kamis (27/6/2019). FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Prajurit-prajurit senior purnawirawan dan Warakauri itu semangatnya tidak pernah mati, cuman menghilang, tetapi karya-karya besar senior patut disukuri karena tanpa kehadiran pendahulu dan senior-senior kepolsian tidak akan pernah seperti sekarang.

Ungkapan ini disampaikan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak dihadapan puluhan anggota purnawirawan dan Warakauri serta keluarga besarnya di Polda Papua Barat, Kamis (27/6/2019)

Pertemuan dan silaturahim Purnawirawan-Warakauri serta keluarga besar Polda Papua Barat dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-73 2019 itu Kapolda di dampinggi Irwasda serta pejabat utama Polda Papua Barat

“Apa yang telah dilakukan pendahu-pendahulu merupakan rintisan yang luar bisa, yang sekarang kita bisa nikmati seperti ini. Kita sekrang bertugas sudah lebih enak, lebih nikmat dalam menjalankan tugas, jauh lebih nyaman, ketimbang yang pernah dialami senior-senior kita ini,’’ ujar Kapolda.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak memberi ucapan kepada para purnawirawan di Mapolda Papua Barat, Kamis (27/6/2019). FOTO: BID HUMAS POLDA PAPUA BARAT/papuadalamberita.com

Menurut Kapolda para senior purnawirawan memulai dari perjuangan luar biasa, beberapa anggota purnawirawan ada yang masuk ke Papua Barat pada tahun 1962 ketika jaman Trikora dulu.

‘’Anda bisa bayangkan tahun 1962 itu betapa sulitnya, betapa susahnya, ada yang masuk di tahun 1960an, 1966, bahkan sebagian besar diantara kita ada yang belum lahir,’’ ujar Kapolda.

‘’Bahkan ada yang masuk di tahun 1962 saya belum lahir. Saya bisa bayangkan beta sulitnya saat. Tetapi karena perjuangan senior-senior kita ini, maka hari ini kita bisa nikmati suasana di Papua Barat yang jauh lebih maju dan jauh lebih nikmati,’’ tegas Kapolda.

Kapolda meminta kepada anggota polisi Polda Papua Barat selalu mensyukuri dalam berdinas atas perjuangan senior.

‘’Saya menaruh hormat, salut dan simpatik yang luar biasa. Itu yang membuat saya berpikir untuk kenapa tidak kita kumpul dengan beliau-beliau untuk silaturahim bersama seperti ini,’’ terangnya.

Perjuangan pendahulu memang berat. ‘’Sekarang saja kita masih merasakan susah, misalnya jalur transportasi di Papua, kemudian bagaimana kita berangkat ke pulau-pulau terluar itu masih susah, sekarang saja masih susah, apalagi tahun 1060an pasti kesulitan sangat tinggi,’’ ujar Nahak mencontohkan.

Kapolda Papua Barat serta Ketua Bhayangkari bersama purnawirawan dan warakauri., Kamis (27/6/2019). FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadlamberita.com

Namun para senior telah melewati itu dengan berhasil. Sebagai ‘’Kapolda Papua Barat mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa yang bapak ibu skalian sudah sumbangkan untuk Negara ini,’’ tambah Nahak.

‘’Kami miliki semangat yang sama seperti ketika bapak dan ibu masih aktif bertugas. Kami mohon doa restu agar tugas-tugas Polri kedepan dapat kami jalankan dengan baik, tantangan juga makin besar tidak makin ringan,’’ harapnya.

Kapolda begitu bangga kepada perjuangan purnawirawan dan warakuri. Kepada anggota Polda Papua Barat Kapolda berpesan untuk tetap menjalani hubungan baik dengan purnawiran dan warakuari beserta keluarganya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!