Papua Barat

Satu Warga Demak Jateng  Meninggal di Fakfak, Terkonfirmasi Positif Covid -19

110
×

Satu Warga Demak Jateng  Meninggal di Fakfak, Terkonfirmasi Positif Covid -19

Sebarkan artikel ini

Satu Warga Doreng Kabupaten Demak Jawa Tengah Yang Meninggal Di Fakfak Terkonfirmasi Positif Covid -19 Saat Persiapan Pemakanan Dari Kamar Jenasah RSUD Fakfak Yang Dibantu Tenaga Relawan Dari Anggota TNI. Senin 28 Juni 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM.

Tenaga Relawan Dari Anggota TNI Dengan Berpakaian Lengkat APD Saat Menurunkan Satu Jenasah Warga Desa Doren Kabupaten Demak Jateng di Pekuburan Covid -19 Kabupaten Fakfak. Senin 28 Juni 2021. FOTO : RICO LET’s./PAPUADALAMBERITA.COM. 

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Salah satu warga Desa Doreng Kabupaten Demak Jawa Tengah meningal dunia di Fakfak Papua Barat, Lekaki dengan insial MUA berusia 34 tahun yang baru saja berulang tahun pada 9 Juni 2021 lalu tutup usia pada Senin (28/6/2021) sekitar jam 04.00 WIT (Subuh).

Lelaki kelahiran Desa Doreng Demak Jawa Tengah (Jateng) yang berprofesi sebagai tukang ojek meninggal di kosannya Sekban Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat, terakhir terkonfirmasi positif Covid -19.

Warga ber –  KTP Doreng Demak Jateng ini, sebelum berprofesi sebagai tukang Ojek di Fakfak, dia pernah tinggal di Makasar Sulawesi Selatan dan selama berada di Fakfak, lelakin ini hanya tinggal sendirian di kosannya di Sekban terpisah bersama beberapa rekan sekampungnya dari Demak.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Pemkab Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, kepada papuadalamberita.com. saat sedang mengurus persiapan penguburan jenasah di kamar jenasah RSUD Fakfak, mengatakan, lelaki dengan inisial MUA sesuai data KTP nya, berasal dari Desa Doreng Demak Jateng itu meninggal dunia di kosannya yang terletak di Sekban Distrik Pariwari Fakfak pada hari Senin (28/6/2021) sekitar jam 04:00 WIT (Subuh).

Dia meninggal akibat sakit dan ketika jenasahnya akan diurus untuk diterbangkan ke daerah kelahirannya di Jawa Tengah maka rekan – rekannya mengurusi surat ijin untuk pengiriman jenasah, dari surat – surat yang dibutuhkan salah satu nya harus bebeas Covid -19 sehingga dilakukan swab antigen kepada lelaki tersebut dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid -19 sehingga jenasah tukang ojek itu tak dapat dikirim ke kampung halamannya di Demak.

“Hasil pemeriksaan swab antigen untuk kepentingan pengiriman jenasah membuktikan jenasah lelaki asal Demak itu terkonfirmasi positif Covid -19 sehingga jenasah tidak dapat dikirim ke Demak dan proses pemakaman dilangsungkan di Fakfak pada Senin (28/6/2021) sekitar kurang lebih jam 20:00 WIT”, tukas Gondo Suprapto.

Proses persiapan pemakaman hingga pemakaman jenasah korban di pekuburan Covid -19 sesuai protokol Covid -19 dan proses persiapan pemakaman mulai dari mengangkat peti jenasah jenasah masuk ke mobil ambulan hingga diturunkan ke pekuburan Covid -19 dilakukan beberapa relawan dari anggota TNI dengan pengawalan dari anggota Polres Fakfak yang dipimpin langsung Kabag. Ops. Polres Fakfak, AKP. Sofyan Efendy, SH dan beberapa Perwira Polres Fakfak.

Hingga berita ini diterbitkan papuadalamberita.com. kini jenasah warga Desa Doreng Demak Jawa Tengah telah dimakamkan dengan aman sesuai prokol kesehatan Covid -19 di pekuburan Covid -19 Kabupaten Fakfak.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *