Pertemuan Forum Lalu Lintas Provinsi Papua Barat di RTMC Ditlantas Polda Papua Barat, Rabu (12/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: DIT LANTAS POLDA PAPUA BARAT PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI... Strategi Forum Lalu Lintas Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas di Papua Barat

Pertemuan Forum Lalu Lintas Provinsi Papua Barat di RTMC Ditlantas Polda Papua Barat, Rabu (12/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: DIT LANTAS POLDA PAPUA BARAT

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Papua Barat melaksanakan silaturahmi forum lalu lintas angkutan jalan provinsi Papua Barat tahun 2022, di Regional Traffic Management Centre (RTMC) Ditlantas Polda Papua Barat, Manokwari Rabu (12/1/2022).

Sebanyak sembilan instansi terkait berkumpul urun rembuk untuk mewujudkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas darat di provinsi Papua Barat.

Diantaranya, Ditlantas Polda Papua Barat, Dinas PU Provinsi Papua Barat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Kepala Bapeda Provinsi Papua Barat, Kepala Balitbangda Provinsi Papua Barat, Kepala BPJN XVII Manokwari, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dan Kepala PT Jasa Raharja Papua Barat.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Rauydian Kokrosono SIK mengatakan, pertemuan itu sebagai upaya maksimal untuk melengkapi basic/big data lalu lintas yang ada di RTMC, sehingga ke depan diharapkan RTMC benar-benar sebagai pusat data besar lalu lintas, sehingga kami mohon dukungan data/koneksivitas dari Instansi lain yg bisa terintegrasi di RTMC kami.

Dir Lantas memaparkan analisa dan evaluasi data Kamseltibcar Lantas selama tahun 2021 yang telah direlease kan, sehingga kinerja lalu lantas pada thn 2022 akan bisa meningkat lebih baik.

Kombes Pol Raydian dalam paparan tentang optimalisasi forum lalu lintas angkutan jalan Provinsi Papua Barat tahun 2022 adalah:

Pertama: Basic dari forum LLAJ adalah 5 Pilar Keselamatan LLAJ yang tercantum dalam RUNK 2011 -2035 (Manajemen berkeselamatan, jalan berkeselamatan, kendaraan berkeselamatan, perilaku pengguna jalan berkeselamatan, penanganan pra/pasca kecelakaan).

Kedua: Diperlukan revisi SK Gubernur tentang pembentukan forum LLAJ Provinsi Papua Barat sebagai payung kegiatan kita ke depan.

Ketiga: Mengingatkan tentang latar belakang keberadaan Forum LLAJ, dasar hukum, maksud dan tujuan dibentuk Forum ini sehingga Kamseltibcar Lantas di Provinsi Papua Barat bisa kita tingkatkan bersama-sama.

Keempat: Mengingatkan tugas masing masing stake holder sebagai anggt Forum LLAJ Papua Barat.

Kelima: Di Tahun ini perlu adanya pertemuan bulanan / triwulan rutin secara virtual/offline guna membahas permasalahan lalu lintas ke depan.

Dir Lantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono SIK. PAPUADALAMBERITA. FOTO: DIT LANTAS POLDA PAPUA BARAT

‘’Untuk memudahkan operasional/ koordinasi ke depan maka akan dibuat group whatsapp forum LLAJ Papua Barat,’’ papar Idrlantas.

‘’Perlu adanya media sosial Forum LLAJ untuk menyampaikan upaya-upaya kita, buat layanan online dari Forum LLAJ sehingga pengaduan masyarakat tentang Lalu Lintas bisa mudah dan bisa segera kita evaluasi, tangani bersama-sama melalui SOP yang kita tetapkan,’’ tambahnya.

Kepala BPJN Provinsi Papua Barat dalam pertemuan tersebut mengungkapkan tentang fungsi dan kewenangan jalan – jalan Nasional.

Terkait SOP ruang bebas jalan yang ditemukan masih digunakan masyarakat umum sehingga fungsi jalan berkurang menimbulkan permasalahan lalu lintas.

Kapasitas jalan tidak banyak perubahan dan semakin terasa sempit karena adanya pemanfaatan ruang area yang tidak tepat.

‘’Ada dua titik kemacetan di SPBU Jalan baru dan Sowi yang  digunakan untuk mengantri BBM yang perlu kita perhatikan ke depan,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, terkait titik – titik rawan kerusakan jalan dan sering rusaknya rambu-rambu peringatan yang hilang dan diambil pengguna jalan.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat mengatakan, hasil rapat ini akan segera dilaporkan ke group dan tindaklanjuti masukan dari Dirlantas sehingga forum bisa berjalan maksimal.

‘’Membahas jam operasional muatan besar seperti container dan alat berat yang nanti akan dikuatkan dengan keberadaan rambu. Membahas indikasi terjadinya penimbunan BBM sehingga mengakibatkan antrian panjang saat mengantri BBM,’’ sebutnya.

Pertemuan Forum Lalu Lintas Provinsi Papua Barat di RTMC Ditlantas Polda Papua Barat, Rabu (12/1/2022). PAPUADALAMBERITA. FOTO: DIT LANTAS POLDA PAPUA BARAT

Bappeda Provinsi Papua Barat dalam laporan menyebutkan, perlunya peran Satpol PP agar dimasukkan dalam Forum LLAJ. Pada Perencanaan yang sudah dibuat dan telah dilaksanakan yaitu pemasangan pengaman jalan (guard drill) di sepanjang jalan provinsi yang ada di Papua Barat.

‘’Kendala perencanaan penganggaran untuk giat forum dikarenakan situasi Pandemi, namun kami akan terus ajukan sehingga giat Forum LLAJ ke depan lebih maksimal,’’ tuturnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat untuk peran pra/post crash  dinkes menjamin bisa maksimal dengan keberadaan Puskesmas sampai rumah sakit untuk benar-benar maksimal dalam penanganan Laka Lantas

Diakhir pertemuan Kepala PT Jasa Raharja menambahkan,  bahwa Jasa Raharja apresiasi dan mendukung yg sudah disampaikan Dirlantas, karena sudah lama Jasa Raharja ingin pemerintah bisa mengaktifkan Forum LLAJ ini sehingga penanganan masalah lalu lintas bisa maksimal.

‘’Ke depan kami siap menjadi tuan rumah bila ada Rapat Forum LLAJ nanti,” tutupnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *