Papua Barat

Tak Nongol Kado Special di Hari Jadi Kota Fakfak Ke- 121, Ini Penjelasan Bupati Soal Tertundanya Nam Air  

250
×

Tak Nongol Kado Special di Hari Jadi Kota Fakfak Ke- 121, Ini Penjelasan Bupati Soal Tertundanya Nam Air  

Sebarkan artikel ini

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos. M.Si. Selasa 16 November 2021. FOTO : RICO LET’s/PAPUADALAMBERITA.COM. 

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Janji Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, untuk memberikan kado special bagi masyarakat Fakfak di Hari Jadi Kota Fakfak Ke-121 dengan mendatangkan penerbangan Nam Air pada 16 November 2021, ternyata belum terlihat kado tersebut.

Pasalnya, sejak 16 November 2021 kado yang dijanjikan itu berupa penerbangan perdana pesawat Nam Air tipe ATR yang dinantikan masyarakat Fakfak dengan Tersenyum belum juga terlihat moncongnya darati Bandara Torea Fakfak, pada hal banyak masyarakat yang menantikan kedatangan Maskapai tersebut.

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, saat  di “door stop” (dicegat) wartawan di depan pintu keluar Gedung DPRD Fakfak ketika akan meninggalkan ruang sidang utama, mengatakan, penerbanganan perdana pesawat Nam Air tipe ATR untuk melayani Fakfak sebenarnya sudah ada kepastian.

Namun untuk sementara tertunda penerbangan perdananya pada 16 November 2021 tepat di Hari Jadi Kota Fakfak Ke- 121 untuk melayani Kabupaten Fakfak karena saat untuk melayani penerbangan ke Fakfak masih dalam pengurusan izin rute penerbangan.

“Rute penerbangan pesawat Nam Air untuk melayani Fakfak masih dalam pengurusan sehingga terjadi penundaan untuk saat ini”, tutur Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, didepan pintu keluar gedung DPRD Fakfak, Selasa (16/11/2021).

Menurut Bupati Untung Tamsil, selain persoalan pengurusan izin rute penerbangan ada beberapa permintaan Pemda Fakfak kepada pihak Nam Air untuk memasang logo Kabupaten Fakfak, pembuatan nama Fakfak Tersenyum serta memasang gambar promosi objek wisata yang ada di Fakfak pada bagasi cabin.

Untuk pembuatan logo dan tulisan Fakfak Tersenyum dan gambar promosi objek wisata di Fakfak seperti yang di minta sehingga proses pengecatan akan dilakukan di hanggard pesawat di Surabaya sehingga hal ini membutuhkan waktu pengecetan dan lain –lain.

Dikatakan, pesawat Nam Air tipe ATR yang direncakan akan melayani penerbangan Fakfak saat ini sedang berada di Kalimantan dan untuk memenuhi permintaan Pemerintah Kabupaten Fakfak maka peswat tersebut akan terbang ke Surabaya untuk dilakukan pemasangan logo Pemda Fakfak.

Sehingga setelah permintaan pemasangan logi telah dilakukan barulah pesawat Nam Air tersebut diestimasi akan melayani penerbangan perdananya ke Fakfak diawal bulan Desember 2021 mendatang, jelas Bupati Untung Tamsil.

Sementara itu pihak penyewa Nam Air yang berhasil berbincang dengan papuadalamberita.com. beberapa hari lalu, membenarkan, pengurusan rute penerbangan pesawat Nam Air tipe ATR tidak saja untuk melayani Fakfak tetapi ada beberapa rute yang diurus, rute Sorong – Fakfak PP, rute Fakfak – Kaimana – Manokwari PP, rute penerbangan Fakfak – Sorong – Ambon PP dan rute penerbangan Fakfak – Sorong – Timika PP sehingga proses pengurusan lebih dari satu rute yang membuat lama pengurusan tersebut.

Selain kata sumber tersebut,  pengurusan rute yang lebih dari satu, ada permintaan Bupati Fakfak untuk pemasangan logo Pemda Fakfak pada pesawat tersebut dan pemasanga tulisan Fakfak Tersenyum yang membutuhkan proses pengecatan yang akan dilakukan di Surabaya termasuk pemasangan promosi objek wisata di bagasi cabin penumpang yang juga membutukan waktu sehingga untuk sementara penerbangan perdananya tertunda ke Fakfak.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *