Papua Barat

Tatap Muka Forkopimda Bersama Tokoh Berbagai Elemen Tingkatkan Kerukunan dan Keamanan

233
×

Tatap Muka Forkopimda Bersama Tokoh Berbagai Elemen Tingkatkan Kerukunan dan Keamanan

Sebarkan artikel ini
Penjabat Gubernur Papua Barat, Kapolda Papua Barat, Kasdam XVIII/Kasuari, Kepala Kejaksaan Papua Barat, DPR Papua Barat dan Kabinda Papua Barat pada tatap muka di Hotel ASton Manokwari Kamis (30/11/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN. PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Forkopimda Provinsi Papua Barat gelar tatap muka dengan tokoh dan berbagai elemen masyarakat, pimpinan perguruan tinggi di Aston Niu Hotel Manokwari Kamis, (30/11/2023).

Pertemuan ini sebagai langkah meningkatkan kerukunan dan keamanan dalam masyarakat.

Hadir anggota Forkopimda Provinsi, Penjabat Gubernur Papua Barat Drs Ali Baham MTP, Kasdam XVIII/Kasuri Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, DPR Papua Barat.

Hadir juga Kejati Papua Barat DR Harli Siregar SH, perwakilan Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, perwakilan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, Kabinda Papua Barat.

Hadir pula tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Pertemuan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere pada toko muka bersama tokoh masyarakat Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis (30/11/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan dalam masyarakat.

Ia berharap pertemuan ini dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif antara perwakilan pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat serta agama.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam mendukung terciptanya kedamaian dalam masyarakat.

“Terbuka menerima saran dan masukan dari bapak ibu skalian,” ujar Ali Baham Temongmere.

Gubernur berharap Pemilu berjalan aman dan lancar.

Kapolda Papua Barat juga berkesempatan memberikan paparan mengenai kondisi keamanan di Provinsi Barat saat ini.

Ia menyampaikan, bahwa kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di kedua provinsi ini.

Ia memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Kapolda mengatakan, kejahatan yang menonjol di Papua Barat adalah kekerasan.

“Kejahatan konvensional ini naik, apa penyebabnya, saya masih teliti, ini mungkin karena pendataan yang efektif,” ujar Kapolda.

Ia mengatakan kejahatan ini bertambah karena diamnya orang orang baik dan ini harus dicegah.

“Perlu kita evaluasi, juga kejehatan yang terjadi dalam rumah tangga,” sebut jenderal bintang dua ini.

Yang menonjol berikutnya, menurut Kapolda adalah pemalangan.

“Kita perlu evaluasi bahwa apakah pemalangan ini budaya kita, atau budaya dompleng,” tegasnya.

Kapolda menyinggung terkait kecelakaan lalu lintas yang korbannya usia produktif, seperti anak-anak dan remaja.

“Sehingga kematangan berkendaraan itu perlu,” ujar Kapolda.

Kapolda memberikan paparan mengenai kondisi keamanan di Provinsi Barat saat ini.

Ia menyampaikan, bahwa kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di provinsi ini.

Kapolda juga memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Sambutan Kapolda Papua Barat pada ttap muka Forkopimda Provinsi Papua Barat bersama para tokoh dari berbagai elemn dan pimpinan perguruan tinggi di Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis (30/11/2023.. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

Kapolda mengatakan, kejahatan yang menonjol di Papua Barat adalah kekerasan.

“Kejahatan konvensional ini naik, apa penyebabnya, saya masih teliti, ini mungkin karena pendataan yang efektif,” ujar Kapolda.

Ia mengatakan kejahatan ini bertambah karena diamnya orang orang baik dan ini harus dicegah.

“Juga perlu kita evaluasi, juga kejehatan yang terjadi dalam rumah tangga,” sebut jenderal bintang dua ini.

Kejati Papua Barat DR Harli Siregar SH mengapresiasi pertemuan ini, diharapkan dilakulan secara rutin.

Ia mengatakan, jajaran Kejaksaan Tinggi Papua Barat melihat kejahatan kerak putih atau korupsi perlu di antisipasi.

‘Kami terus melakukan tindakan pencegahan, khususnya terhadap proyek strategis asional dan strategis daerah,” ujar Kejati.

Menurutnya pengawasan itu dalam konteks, bahwa pembangunan itu tepat waktu tepat sasaran.

Terkait Pemilu diharapkan kepada seluruh kontestan agar taat asas dalam pelaksanaan Pemilu.

Para tokoh masyarakat dan tokoh agama juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan aspirasinya.

Tanyajawab dipimpin Asisten II Setda Papua Barat Melkias Werinussa.

Para tokoh menyampaikan beberapa masalah dan tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan sosial, ekonomi, dan keamanan.(tam)

Peserta tatap muka di Aston Niu Hotel Kamis (30/11/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN. PAPUADALAMBERITA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *