PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK- Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik bersama Warga Distrik Bomberay dan Prajurit Yonif TP 808/Mbaham Matta (MM) mempringati Hari Bakti Transmigrasi ke- 75, yang berlangsung di lapangan SP III Distrik Bomberay, Jumat (12/12/2025).
Walaupun hujan deras yang mengguyur kawasan Bomberay, tidak menyurutkan semangat Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik dan warga transmigrasi di kawasan itu melaksanakan peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke- 75.
Peringatan Hari Bakti Transmigrasi yang berlangsung di kawasan transmigrasi Bomberay,Wakil Bupati Fakfak, didampingi Ketua GOW Fakfak Sri Vonny Notanubun Nimbitkendik, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Fakfak Abuthalib Paus – Paus, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muhamad Soleh, Staf Khusus Bupati bidang percepatan investasi daerah, pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Charles Kambu.
Peringatan ini dijadikan momentum untuk mengenang sejarah panjang program transmigrasi di Indonesia yang telah berlangsung lebih dari tujuh dekade, dengan tujuan mengurangi ketimpangan, membuka pusat ekonomi baru, dan menghadirkan pemerataan pembangunan.
Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT dan Ketua GOW Fakfak Sri Vonny Notanubun Nimbitkendik Bersama Prajurit Yonif TP 808/Mbaham Matta Pada Peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke- 75 di Lapangan SP 3 Distrik Bomberay. Jumat (12/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, dalam sambutannya, menegaskan kembali kontribusi nyata program Transmigrasi di Fakfak, termasuk dalam membuka isolasi wilayah, menumbuhkan pusat permukiman baru, memperkuat ketahanan pangan, dan menciptakan dinamika sosial ekonomi yang sehat melalui keragaman suku dan budaya warga transmigran.
Orang nomor dua di Fakfak, mengatakan, setiap kawasan transmigrasi didorong untuk menjadi sentra produksi – baik pertanian, perkebunan, peternakan, maupun usaha mikro—yang terintegrasi dengan pasar lokal Fakfak.
Karena itu Donatus menekankan bahwa program Transmigrasi tidak boleh berjalan sendiri dan kunci keberhasilannya adalah kolaborasi lintas sektor. Diperlukan sinkronisasi antara Dinas Transmigrasi, Dinas Pertanian, PUPR, Perindag, dan instansi lain agar pembangunan infrastruktur, akses layanan dasar, dan pembinaan warga berjalan searah.
Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT dan Ketua GOW Fakfak Sri Vonny Notanubun Nimbitkendik Bersama Warga Transmigran Bomberay Pada Peringatan Hari Bakti Transmigrasi ke- 75 di Lapangan SP 3 Distrik Bomberay. Jumat (12/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Menurutnya, program di kawasan trasmigrasi Bomberay dan Tomage juga harus fokus pada peningkatan kualitas SDM transmigran dan masyarakat lokal melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta peningkatan kapasitas kelompok tani agar mampu bersaing dan beradaptasi.
“Fakfak yang dikenal sebagai Kota Pala dan Kota Toleransi, harus terus menjadikan prinsip Satu Tungku Tiga Batu sebagai fondasi kebersamaan. Pembangunan hanya akan berhasil jika aspek sosial budaya berjalan harmonis,” ujarnya.
Dihadapan warga dan prajurit Yonif TP 808/MM yang menghadiri acara tersebut, Wakil Bupati Fakfak juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Hari Bakti Transmigrasi ke-75 sebagai momentum memperkuat semangat kerja, sinergi, dan meneguhkan komitmen membangun Fakfak yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan.
”Semoga Transmigrasi terus menjadi motor pemerataan pembangunan di Kabupaten Fakfak,” pinta Donatus Nimbitkendik, menutup sambutannya.(Enrico Letsoin)













