Papua Barat

Walau Aset Kesamsatan Sudah Diserahkan, Bapenda Papua Barat Masih Dampingi SDM Papua Barat Daya

221
×

Walau Aset Kesamsatan Sudah Diserahkan, Bapenda Papua Barat Masih Dampingi SDM Papua Barat Daya

Sebarkan artikel ini
Kepala Bapenda Papua Barat, DR M Bachri Yasim, SE, MM yang ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (17/5/2024).FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUDALAMBERITA

PAPUADALAMBERIT.COM.MANOKWARI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua Barat akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) pelayanan bagi seluruh pegawai Samsat Samsat Papua Barat Daya, setelah penyerahan aset daerah ke Papua Barat Daya.

Baca juga: Pemprov Papua Barat Daya Kantongi Pajak Kendaraan Rp21 Miliar Triwulan 1 2024

Bimtek untuk mendongkrak kualitas, pelayanan sumber daya manusia (SDM) yang bekerja dalam pelayanan pajak dan retribusi daerah di Papua Barat Daya.

‘’Penyerahan aset Kesamsatan telah diserahkan di Bali oleh Bapak Gubernur melalui Sekda termasuk aset Bapenda,’’ jelas ’’ jelas PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda Papua Barat, DR M Bachri Yasim, SE, MM yang ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (17/5/2024).

Kepala Bapenda Bachri menjelaskan, secara operasional dari 1 Januari 2024 sudah diserahkan Kesemsatan yang ada di Papua Barat Daya menjadi hak milik Pemda Papua Barat Daya.

‘’Namun dalam pelaksanaan Kesemsatan di Papua Barat Daya masih terkendala dengan sistem informasih tehnologi (IT), aplikasi, Sumber Daya Manusia (SDM di Papua Barat Daya belum siap,’’ jelas Yasin.

‘’Sehingga mereka masih menggunakan sistem Kesemsatan pemerintah provinsi Papua Barat, kami masih melakukan asisten  pemungutan, saat mereka siap kami serahkan sepenuhnya kepada Papua Barat Daya,’’ sambung alumni strata satu ekonomi Universitas Otow dan Geisler Jayapura ini..

Menurutnya, Bapenda Papua Barat masih membantu Papua Barat Daya dalam pengelolaan sistem pajak.

‘’Kita masih terikat kerjasama,  ada kerjasama dengan Papua Barat Daya terkait pengolahan Kesamsatan sampai mereka sudah siap dari sisi sistem aplikasi dan SDM,’’ tutur Bachri.

Kata Kepal bapenda , server sudah siap, dan masih melakukan pendampingan SDM terkait pengelola tenaga operator, tenaga administrasi kemudian tenaga IT.

‘’Pendampingan dilakukan Papua Barat Daya, tetapi  kadang mereka juga ada yang ke Papua Barat, direncanakan ada tim dari Papua Barat ke Manokwari mengikuti Bimtek sekaligus magang di Bapenda Papua Barat,’’ ucapnya.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *