fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM, JAYAPURA – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Papua Yorrys Raweyai mengajak kaum milenial di Bumi Cenderawasih agar tidak golput saat pemilu... Yorrys: Kaum Milenial Papua Jangan Golput
CALEG asal Papua Yorrys Raweyai. FOTO: Antara News Papua /Alfian Rumagit

PAPUADALAMBERITA.COM, JAYAPURA – Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Papua Yorrys Raweyai mengajak kaum milenial di Bumi Cenderawasih agar tidak golput saat pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg) 17 April 2019.

“Untuk membangun Papua dibutuhkan kerja keras dan juga perjuangan ekstra. Sebab Papua dengan wilayah yang begini luas dan SDA yang melimpah, diperlukan orang-orang yang amanah dan benar berjuang untuk rakyat,” katanya saat berada di Kota Jayapura, Papua, Kamis.

Menurut dia, generasi masa kini atau kaum milenial Papua sudah seharusnya tidak apatis atau termakan dengan isu-isu yang tidak bertanggungjawab, tetapi memahami persoalan yang ada dengan lebih kritis dalam berpikir dan bertindak untuk menentukan masa depan dengan datang ke TPS dan mencoblos di bilik suara.

“Karena tak mudah untuk berjuang dan komitmen dengan segala perjuangan yang kita lakukan di tengah banyaknya pilihan. Warisan seperti apa yang akan kita tinggalkan untuk generasi yang akan datang? Apakah kita akan menjadi orang yang menyesal di belakang hari karena tidak berbuat sesuatu untuk Papua? Ataukah kita menjadi orang yang berani mengambil sikap dan menentukan pilihan?,” kata calon anggota DPD nomor urut 34 itu.

Politisi senior itu mengatakan, membangun Papua harus lebih memprioritaskan pada bidang pendidikan dan kesehatan, sehingga IPM dan angka harapan hidup makin bagus dan panjang

“Ini bukan cuma soal ada bangunan rumah sakit atau ada gedung sekolah saja. Namun, bagaimana ada tenaga medis dan obat-obatan serta peralatan yang memadai. Juga soal tenaga guru yang betah mengabdi di pedalaman sehingga bisa memajukan SDM Papua. Jadi, bukan cuma fisik saja, tapi pembangunan manusia Papua itu yang utama,” katanya.(antara/pdb)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!