Papua BaratPapua Barat Daya

Anak Bertemu Orang Tua di Istana: Satu Jadi Wagub, Satunya Jadi Walikota

1896
×

Anak Bertemu Orang Tua di Istana: Satu Jadi Wagub, Satunya Jadi Walikota

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Papua Barat Ahmad Nausrau dan Istri (kiri), Walikota Madiun Maidi (kanan) berfoto bersama usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 20 Februari 2025. FOTO: DOKUMEN WAGUB PAPUA BARAT DAYA

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Ungkapan penuh haru keluar dari Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd., MM, yang juga Ketua MUI Papua Barat setelah bertemu dengan Ayah angkatnya di Istana Negara pada pelantikan kepala daerah oleh Presiden Prabowo Subianto Kamis, 20 Februari 2025.

Pertemuan Ahmad Nausrau dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Madiun Maidi di Istana Negara bukan sekadar pertemuan antara seorang murid atau anak dengan orang tua dan Kepala Sekolah, tetapi juga menjadi momen bersejarah, karena keduanya dilantik sebagai kepala daerah.

Ahmad Nausrau dilantik Presiden sebagai Wakil Gubernur Papua Barat Daya untuk periode 2025-2030, berpasangan dengan Elisa Kambu yang terpilih sebagai Gubernur Papua Barat Daya.

Sementara itu, sang mantan Kepala Sekolah, Maidi, dilantik sebagai Walikota Madiun. Maidi terpilih kembali untuk menjabat sebagai Walikota Madiun periode 2025-2030, berpasangan dengan Bagus Panuntun.

Ayah Anak bertemu ayah di istana
Anak bertemu ayahnya: Wakil Gubernur Papua Barat Ahmad Nausrau (kiri) menyalami ahaayah angkatnya yang Walikota Madiun Maidi (kanan) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, 20 Februari 2025. FOTO: DOKUMEN WAGUB PAPUA BARAT DAYA

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa bertemu dan bersilaturahmi kembali dengan orangtua saya semasa sekolah di Madiun, pada acara pelantikan Kepala Daerah di Istana Negara Jakarta,” ujar Ahmad Nausrau kepada papuadalamberita.com pada Rabu, 26 Februari 2025.

Menurut Nausrau, usai pelantikan kepala daerah, ia melanjutkan safari ke Kota Madiun dan mengunjungi kediaman Maidi, rumah yang dulu menjadi tempat tinggalnya semasa sekolah.

“Kedatangan saya disambut dengan penuh sukacita oleh Ibu Yuni Sulistyowati, istri Pak Maidi. Saya diajak bernostalgia keliling rumah mengenang masa kecil,’’ kenang Nausrau.

‘’Tapi hal yang paling istimewa dan membuat saya terharu, bahkan meneteskan air mata, adalah ketika diajak melihat kamar yang menjadi tempat tidur saya 22 tahun yang lalu,” sambung Wagub.

Kamarnya tetap seperti dulu; dipannya (tempat tidur) pun sama, hanya lantainya yang sekarang dipasang keramik.

“Pak Maidi adalah sosok orangtua yang bersahaja dan seorang pendidik yang amat mencintai pekerjaannya sebagai guru,” lanjut Nausrau.

Ahmad Nausrau menceritakan bahwa Maidi mengawali kariernya sebagai ASN Guru di SMAN 1 Kota Madiun dari tahun 1989 hingga 2002. Kemudian, ia diangkat sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Madiun pada tahun 2002-2006, yang membuatnya lebih fokus pada manajemen pendidikan di Kota Madiun.

“Pak Maidi mampu melalui fase ini dengan mulus,” kenangnya.

Berkat kemampuannya dalam manajemen, Maidi “naik kelas” dan menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Madiun sejak 2009 hingga 2018.

Wakil Gubernur Papua Barat Ahmad Nausrau (kiri) di kediaman ayah angkatnya yang Walikota Madiun Maidi di kamar ini Wagub Papua Barat tinggal semasa sekolah di Madiun. FOTO: DOKUMEN WAGUB PAPUA BARAT DAYA

Pada akhirnya, Pak Maidi memutuskan untuk pensiun dini dan mencalonkan diri sebagai Walikota Madiun, berpasangan dengan Linda Raya. Mereka meraup suara terbanyak dibandingkan dua kandidat lainnya dan secara resmi menjabat sebagai Walikota Madiun untuk periode 2019-2024.

Tak hanya itu, Pak Maidi terpilih kembali sebagai Walikota Madiun untuk periode 2025-2030 berpasangan dengan Bagus Panuntun.

“Selamat bertugas, ayahanda tercinta. Semoga ridha Allah SWT senantiasa menyertai ayahanda dan keluarga tercinta. Amin,’’ sebut Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *