Papua Barat

Takjil di Manokwari: Ketika Ramadhan Menyulam Rasa dan Rezeki di Ujung Jalan

659
×

Takjil di Manokwari: Ketika Ramadhan Menyulam Rasa dan Rezeki di Ujung Jalan

Sebarkan artikel ini
Parkira dan penjual takjil di Jalan Trikora Wosi Manokwari, Ahad (2/3/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADLAMBERITA
  • Memasuki hari kedua Ramadan, Ahad 2 Maret 2025 sekitar pukul 16.30 WIT, setelah sholat Ashar, para pedagang takjil mulai merapikan tempat jualannya. Aneka jajanan dan minuman segar tertata rapi satu per satu, menyambut kedatangan berbuka puasa. Suasana Ramadan di Manokwari pun terasa begitu kental, menyelimuti setiap sudut kota dengan semangat kebersamaan.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Marhaban Yaa Ramadhan ! Setiap kali Ramadhan tiba, kota Manokwari bertransformasi.

Jalanan yang biasa sunyi dan lengang mendadak dipenuhi hiruk-pikuk penjual takjil menjelang berbuka puasa.

Seperti sebuah simfoni rasa yang mengalun di cuaca kota Manokwari yang sielimuti mendung seharian, hingga sore.

Jalan Merdeka, Jenderal Sudirman Burasi, Jalan Yos Sudarso, Jalan Trikora Wosi menjadi pusat kehidupan baru.

Sejauh mata memandang, tampak meja-meja kecil dipenuhi berbagai jenis takjil, dari aneka kue tradisional yang menggugah selera hingga minuman dingin yang menyegarkan dahaga.

Para ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu luang mereka untuk membuat kue-kue khas Ramadan, seperti cucur, nagasari, atau bahkan es pisang ijo yang segar, mewarnai setiap sudut jalan.

Berjubel kendaraan dan antrian pembeli takjil hidangan berbuka puasa di 2 Ramadhan 1446 hijriah, di Wosi Manokwari Ahad (2/3/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

Begitu pula dengan pedagang yang membawa aneka es buah, es cincau, es dawet, yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga memberikan berkah bagi mereka yang mencari rezeki di bulan penuh berkah ini.

“Setiap Ramadan, saya selalu jualan di sini,” ujar seorang penjual takjil yang enggan disebutkan namanya.

Kadang kita hanya butuh bertanya berapa uang yang dimiliki, dan kue-kue ini sudah bisa dibawa pulang untuk berbuka.

Menurutnya, jualan takjil bukan hanya soal keuntungan finansial, tetapi lebih kepada berbagi kebahagiaan di setiap suapan yang dinikmati bersama keluarga setelah seharian berpuasa.

Namun, bukan hanya para pedagang yang merasakan keuntungan dari keramaian Ramadan ini.

Juru parkir Herman (35 tahun) parkir dadakan Ramah di sepanjang Jalan Trikora Wosi juga ikut merasakan berkah, Ramadhan keren.

Mereka yang biasanya hanya duduk diam di sudut jalan kini mendapat tugas tambahan mengatur parkir kendaraan yang datang silih berganti.

“Ramadhan seperti ini keren,” ujar Ramah siswa SMP yang nyambi sebagai juru parkir yang baru saja menerima rezeki lebih.

“Sebelumnya saya hanya biasa-biasa saja, tapi kalau setiap bulan puasa tiba, pekerjaan jadi lebih sibuk dan rezeki juga lancer,’’ Herman juru parkir di Wosi Manokwari yang ditemui papuadalamberita.com, Ahad (2/3/2025) sore di Wosi.

Salah satu jajan yang cukup banyak pembeli sebagai hidangan berbuka puasa di 2 Ramadhan 1446 hijriah, di Wosi Manokwari Ahad (2/3/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

Bukan hanya minuman dan kue, beberapa pedagang juga menawarkan lauk-pauk siap saji seperti rendang ikan, ayam goreng, dan sayuran segar, yang semakin melengkapi keberagaman kuliner di sepanjang jalan.

Hal ini membuat kawasan Trikora Wosi menjadi pusat takjil yang paling laris, bahkan melebihi kawasan Sanggeng di pusat Kota Manokwari.

Tak hanya itu, kehadiran pedagang takjil juga merambah ke sepanjang Jalan Kawasan Reremi Puncak, yang kini menjadi sepopuler Wosi, penuh dengan pilihan menu berbuka puasa.

Ramadan memang selalu membawa keajaiban tersendiri.

Dalam kebersamaan dan kesederhanaan, ada cerita yang tak terucap, namun terasa di setiap detik kehidupan yang berputar.

Dan di Manokwari, jalanan yang dipenuhi oleh penjual takjil, juru parkir dadakan, serta para pembeli yang berbaur dalam nuansa penuh berkah ini adalah bukti kecil bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, bahkan dari sebuah takjil di sepanjang jalan.(rustam madubun)

Antrian pembeli takjil hidangan berbuka puasa di 2 Ramadhan 1446 hijriah, di Jalan Reremi Puncak Manokwari Ahad (2/3/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *