Papua Barat

Pesona Kampung Kwau: Gubernur Papua Barat Temukan Keindahan, Kesejukan Kampung Wisata

629
×

Pesona Kampung Kwau: Gubernur Papua Barat Temukan Keindahan, Kesejukan Kampung Wisata

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si bersama pemandu wisata lokal Hans Mandacan saat berada di salah satu homestay Kampung Kwau, Distrik Mokwan Kabupaten Manokwari Papua Barat Sabtu (20/9/2025). FOTO: Rustam Madubun.Papuadalamberita.

Feature: Rustam Madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Udara sejuk menyambut langkah Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, bersama Bupati Manokwari, Hermus Indou, saat menapaki Desa Wisata Kampung Kwau di Distrik Mokwan, Kabupaten Manokwari  Papua Barat.

Baca juga: Gubernur Resmikan Kampung Kwau Jadi Kampung Wisata, Gerbang Baru Pariwisata Manokwari

Dikelilingi hutan tropis yang rimbun, suara burung endemik yang bersahut-sahutan, serta rumah adat yang berdiri kokoh, kunjungan itu terasa lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi perjalanan yang menyatu dengan alam dan budaya Arfak.

Di balik kabut tipis pegunungan Arfak, Gubernur terpukau memandang bentang alam Kwau. Ditemani penjelasan pemandu lokal, perjalanan singkat tersebut membuka kisah tentang sebuah desa wisata yang bukan hanya menawarkan panorama, melainkan juga kehidupan masyarakat yang selaras dengan alam.

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si melihat peta pengamatan burung (bird watching) di Kampung Kwau, Distrik Mokwan, Sabtu (20/9/2025). Kawasan ini terkenal dengan burung-burung endemik seperti Cenderawasih, Vogelkop Bowerbird, Western Parotia, dan lainnya yang sulit ditemukan di belahan dunia lain. FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA

“Udara di sini sejuk dan indah,” ujar Gubernur sambil melangkah menuju homestay yang fungsinya sebagai penginapan bagi pelancong.

Kalimat sederhana itu seakan menegaskan daya tarik luar biasa Kampung Kwau, yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Manokwari.

Kampung Kwau berada di kawasan Distrik Mokwam, Kabupaten Warmare. Desa ini ditetapkan sebagai desa wisata pertama di Kabupaten Manokwari dan sejak lama menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara.

Panorama indah, udara dingin, serta kekayaan flora-fauna menjadikan Kwau sebagai surga kecil di pegunungan Manokwari yang berbatasan dengan Kabupaten Arfak.

Daya tarik utama Kwau adalah bird watching. Di wilayah hutan pada ketinggian 2.000 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL), wisatawan bisa menemukan sejumlah burung endemik yang melegenda: Cenderawasih  (Magnificent Birds of Paradise), Burung Penari  (Western Parotia), Burung Pintar  (Vogelkop Bowerbird), hingga Spotted Catbird dan Cinnamon Ground Dove.

Jalan masuk menuju homestay di Kampung Kwau, Distrik Manokwari Barat, yang sekaligus menjadi jalur tracking pengamatan burung. Dari jalur ini wisatawan dapat menikmati suasana hutan tropis Manokwari serta menyaksikan burung-burung endemik Papua seperti Cenderawasih dan Vogelkop Bowerbird. Sabtu (20/9/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.

Tak jauh dari homestay lokal, Gunung Soyti berdiri gagah dengan jalur trekking yang menantang. Lerengnya dipenuhi aneka tumbuhan khas pegunungan, termasuk bunga Rhododendron dan anggrek hutan yang tumbuh liar.

Kampung Kwau bukan hanya tentang alam, tetapi juga keramahan warganya.

Homestay yang dikelola penduduk lokal siap menyambut tamu, lengkap dengan menara pandang untuk membantu aktivitas pengamatan burung dari ketinggian.

Pemandu lokal, Hans Mandacan, dikenal piawai membawa wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri menjelajahi hutan Kwau. Berkat kiprahnya, nama Kwau semakin dikenal sebagai destinasi wisata minat khusus bertaraf internasional.

Kini akses menuju Kampung Kwau kian mudah. Sebagian besar jalan sudah beraspal dan bisa dilalui kendaraan roda empat, terutama mobil double gardan.

Pemerintah Propinsi Papua Barat dan Kabupaten Manowkari pun berkomitmen untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana agar semakin banyak wisatawan lokal maupun mancanegara datang berkunjung.

Kunjungan Gubernur dan Bupati Manokwari ke Kampung Kwau seolah menjadi pengingat bahwa desa wisata ini bukan sekadar destinasi, melainkan ruang untuk kembali merasakan kesejukan, keheningan, dan keagungan alam Papua Barat.

Homestay di Kampung Kwau, Distrik Mokwan menjadi tempat singgah wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Papua Barat serta melakukan pengamatan burung endemik Papua. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA

Kwau adalah perpaduan antara alam, budaya, dan manusia yang hidup harmonis.

Di sanalah pesona Papua Barat berpadu, menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang menapakinya.

Kampung Kwau, Surga Tersembunyi di Jantung Papua Barat, udara sejuk pagi itu menyambut dua pemimpin daerah.

“Kwau adalah surga kecil yang tersembunyi di Manokwari, Papua Barat,” ucap Gubernur Dominggus Mandacan, menahan kagum.

Di hutan tropisnya, burung-burung endemik menari, Cenderawasih berkicau merdu, seolah mengajak siapa pun untuk berhenti sejenak dan menyatu dengan alam.

Semoga, melalui goresan singkat dari pagi sejuk Sabtu itu, keindahan Kwau bisa sampai ke dunia. Kepada Indonesia, saya berpesan: jangan hanya bicara tentang indahnya Cenderawasih atau sejuknya alam, sebelum terlebih dahulu hadir dan merasakannya sejuknya alam, merdunya kicauwan burung bernyanyi di Kampung Wisata Kwau.(papuadalamberita.com)

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan foto bersama penari adat Kampung Kwau, Distrik Wokman Kabupaten Manokwari, Sabtu (20/9/2025). FOTO: DOK. PRIBADI.PAPUADALAMBERITA.

Jurnalis Papuadalamberita berpose bersama dua penari adat Kampung Kwau, Distrik Wokman, Kabupaten Manokwari, Sabtu (20/9/2025). FOTO: DOK. PRIBADI.PAPUADALAMBERITA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *