Papua Barat

Pembangunan Gedung SMA di Kramongmongga Dipastikan Molor Dari Target Akhir 2025

351
×

Pembangunan Gedung SMA di Kramongmongga Dipastikan Molor Dari Target Akhir 2025

Sebarkan artikel ini
Disdikpora Fakfak
Kondisi Proyek Pematangan Lahan dan Pembangunan Dua RKB SMA di Distrik Kramongmongga, Kabupaten Fakfak. Minggu (07/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Poyek pematangan lahan dan pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB)  SMA di Distrik Kramongmongga, Kabupaten Fakfak, dipastikan tidak akan rampung hingga akhir tahun anggaran 2025.

Proyek vital bagi peningkatan fasilitas pendidikan ini terancam tidak akan selesai tepat waktu, setelah progres fisik dilaporkan belum mencapai 50 persen, jauh dari harapan yang ditetapkan dalam kontrak kerja.

​Proyek strategis ini menyerap total dana APBD Fakfak tahun anggaran 2025 sebesar Rp1.001.551.356,00, yang sebagian besar bersumber dari Dana Bagi Hasil Otonomi Khusus (DBH Otsus). Dengan alokasi anggaran fantastis tersebut, masyarakat berharap fasilitas belajar mengajar dapat segera digunakan.

​Dalam perjalanan papuadalamberita.com. ke Distrik Bomberay pada Rabu kemarin (03/12/2025), ditemui kenyataan di lapangan berkata lain. Proyek yang dikerjakan salah satu perusahaan hanya memiliki waktu kerja 75 hari kalender. Dengan sisa waktu yang semakin menipis, capaian progres kurang lebih masih di bawah 50 persen menimbulkan kekhawatiran besar.

​”Melihat kondisi di lapangan saat ini, sangat mustahil proyek pembangunan 2 RKB dan pematangan lahan SMA di Kramongmongga bisa selesai tepat waktu di tahun 2025. Progresnya sangat lamban,” ujar seseorang saat ditemui dilokasi proyek tersebut, Rabu kemarin.

Belum dapat dipasrikan penyebab keterlambatan proses penyelesaian proyek pematangan lahan dan pembangunan 2 RKB SMA tersebut, namun diketahui proyek Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak ini sebelumnya ditempatkan di Distrik Teluk Patipi,

Tetapi karena satu dan lain hal proyek pematangan lahan dan pembangunan 2 RKB SMA itu dipindahkan ke lokasi baru depan SMP 4 Kokas, Distrik Kramongmongga, Fakfak – Papua Barat.

Atas keterlambatan penyelesaian proyek tersebut, diharapkan Disdikpora Fakfak dapat mencari solusi agar sisa pekerjaan dapat diselesaikan tanpa mengganggu dana dan target pembangunan tahun berikutnya. Pengawasan ketat diperlukan untuk mencegah kerugian negara akibat proyek ini yang diprediksi tidak tuntas di akhir tahun anggaran 2025.(Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *