PAPUADLAMBERITA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan daya saing hingga mampu menembus pasar internasional melalui bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Manokwari, Selasa (21/4/2026).
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan sektor perdagangan luar negeri menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Papua Barat dinilai memiliki potensi besar dari komoditas unggulan, mulai dari hasil perikanan, kehutanan, hingga produk olahan berbasis sumber daya lokal.
“Potensi ini harus didukung dengan peningkatan kualitas produk, akses pasar, serta kesiapan pelaku usaha,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan logistik, serta minimnya pemahaman terkait prosedur ekspor.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, Bondan Santoso, mengatakan bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar global.
“Bimtek ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, mendorong inovasi produk, serta memberikan pemahaman terkait prosedur dan regulasi ekspor,” kata Bondan.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kesiapan UMKM, terutama dalam memenuhi standar produk ekspor dan memperluas akses pasar.
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, akademisi, serta Bea Cukai Manokwari.
Peserta kegiatan terdiri dari 12 pelaku UMKM di Manokwari dan perwakilan pelaku usaha dari lima kabupaten di Papua Barat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap UMKM tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga naik kelas menjadi eksportir yang mampu bersaing di pasar internasional.
Dapatkan respons yang lebih pintar, unggah file dan gambar, dan lainnya.(rustam madubun)













