Papua Barat

Panitia: Tiket Peserta Pesparawi Nasional Jadi Tanggung Jawab Masing-masing LPPD

453
×

Panitia: Tiket Peserta Pesparawi Nasional Jadi Tanggung Jawab Masing-masing LPPD

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional Ke-XIV, Sekretaris Umum Panitia, Koordinator Seksi Acara Khusus Orkestra Nasional, ditemui wartawan seusai pertemuan dengan perwakilan rkestra Nasional di Kantor LPPD Papua Barat, Jalan Trikora, Manokwari, Selasa (30/6/2026).FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUA DALAM BERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat menegaskan bahwa pembelian tiket transportasi peserta menuju dan kembali dari Manokwari menjadi tanggung jawab masing-masing Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), karena anggarannya telah disalurkan oleh Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN).

Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV, Yacob Fonataba, di Manokwari, Selasa (30/6/2026), mengatakan panitia telah berulang kali menyosialisasikan mekanisme transportasi kepada seluruh peserta.

Panitia juga telah dua kali berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara serta Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk memastikan dukungan transportasi udara dan laut selama penyelenggaraan Pesparawi.

“Kami membawa surat Gubernur Papua Barat untuk meminta dukungan Kementerian Perhubungan. Kementerian juga sudah memanggil maskapai penerbangan dan PT Pelni guna membahas kelancaran transportasi peserta,” ujar Yacob.

Menurut dia, dana untuk pembelian tiket telah dialokasikan LPPN melalui Kementerian Agama kepada masing-masing LPPD provinsi.

Karena itu, pengadaan tiket sepenuhnya menjadi kewenangan daerah masing-masing.

Panitia Papua Barat, lanjut Yacob, justru memberikan layanan tambahan berupa transportasi lokal selama 11 hari pelaksanaan kegiatan.

Setiap kontingen difasilitasi kendaraan operasional, seperti Hiace dan Terios, termasuk bus untuk mobilitas peserta, serta layanan penjemputan dan pengantaran ke bandara.

“Kalaupun ada keterlambatan tiket, itu menjadi tanggung jawab masing-masing daerah. Namun, selama peserta masih berada di Manokwari, panitia tetap menyiapkan akomodasi dan layanan transportasi hingga mereka kembali ke daerah asal,” katanya.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *