PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Barat memberikan pembekalan dan pengenalan tugas serta fungsi kepada 44 calon aparatur sipil negara (ASN) pengangkatan tahun 2026 yang akan bertugas di lingkungan Bapenda.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.
Pembekalan yang berlangsung di Kantor Bapenda Papua Barat, Arfai, Manokwari, Senin (13/7/2026), dibuka Kepala Bapenda Papua Barat, Dr. M. Bachri Yasin, SE, MM.

Dalam arahannya, Bachri menegaskan bahwa aparatur yang berkualitas merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan kinerja organisasi, terutama di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“SDM aparatur yang berkualitas merupakan salah satu pilar utama dalam mengoptimalkan kinerja perangkat daerah. Melalui pembekalan ini kami berharap para calon ASN memiliki pemahaman yang utuh mengenai tugas, tanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik,” ujar Bachri.
Menurut dia, Bapenda Papua Barat sebagai perangkat daerah yang mengemban tugas mengelola pendapatan daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kualitas SDM yang belum merata, kesenjangan kompetensi dan keterampilan, serta perlunya peningkatan penguasaan teknologi informasi.
Karena itu, kegiatan pembekalan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja pengelolaan pendapatan daerah.
Sebanyak 44 calon ASN mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 32 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 12 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Ketua panitia kegiatan yang juga Sekretaris Bapenda Papua Barat, Yarini Rumbino, SE, M.Si, mengatakan pembekalan dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai tugas pokok dan fungsi organisasi sebelum ditempatkan pada unit kerja masing-masing.

Menurut Yarini, kegiatan itu bertujuan memperkenalkan tugas pokok dan fungsi Bapenda, baik di kantor induk maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan/SAMSAT, meningkatkan pemahaman mengenai nilai dasar ASN BerAKHLAK dan budaya kerja Bapenda, membentuk mental, disiplin, serta etos kerja sebagai pelayan publik di bidang pendapatan daerah, sekaligus memberikan wawasan mengenai penatausahaan pendapatan daerah.
Pembekalan berlangsung selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Juli 2026. Materi yang diberikan mencakup penatausahaan kepegawaian ASN, pengelolaan keuangan perangkat daerah, tugas dan fungsi Bapenda, pajak daerah provinsi, retribusi daerah, dana perimbangan dan pendapatan daerah lainnya, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), pelaksanaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKL), tugas dan fungsi UPT Pendapatan, sistem informasi manajemen pendapatan daerah, hingga pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Narasumber berasal dari unsur Pembina SAMSAT Provinsi Papua Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat, pejabat administrator Bapenda Papua Barat, serta para Kepala UPT Pendapatan/SAMSAT.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembekalan, para calon ASN akan ditempatkan di Kantor Bapenda Papua Barat maupun kantor-kantor SAMSAT yang tersebar di berbagai wilayah Papua Barat sesuai kebutuhan organisasi.(rustam madubun)














