Papua Barat

Operasi SAR Hari Ketiga, Pencarian Presenter TVRI Papua Barat SAR Fokuskan di Area Diduga Korban Tersangkut

577
×

Operasi SAR Hari Ketiga, Pencarian Presenter TVRI Papua Barat SAR Fokuskan di Area Diduga Korban Tersangkut

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan menyusuri aliran sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, dalam operasi pencarian hari kedua terhadap Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, Minggu (19/7/2026). FOTO: HUMAS KANTOR SAR MANOKWARI.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Tim SAR Gabungan memasuki hari ketiga pencarian terhadap Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang hanyut saat menyeberangi aliran sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Dalam siaran pers yang disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari kepada media, Senin (20/7/2026), operasi pencarian hari ketiga akan difokuskan pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut, dengan dukungan asesmen udara menggunakan drone thermal.

Operasi SAR dimulai pukul 08.00 WIT dengan pelaksanaan briefing yang dipimpin Tim SAR Gabungan bersama personel Polres Pegunungan Arfak (Pegaf), Kodim Pegaf, keluarga korban, dan unsur potensi SAR lainnya.

Selanjutnya, pada pukul 08.15 WIT, tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit rescue car dan tujuh unit mobil Hilux milik unsur potensi SAR. Perjalanan dari Polres Pegaf menuju lokasi kejadian diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam.

Setibanya di lokasi, Tim SAR langsung melakukan asesmen menggunakan drone thermal guna memetakan kondisi medan dan menentukan titik-titik pencarian yang menjadi prioritas.

Berdasarkan rencana operasi hari ketiga, pencarian akan dipusatkan di sejumlah area yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut di sepanjang aliran sungai. Namun demikian, tim tetap memperluas area pencarian dengan mempertimbangkan kemungkinan korban telah terbawa arus lebih jauh.

Untuk mengoptimalkan pencarian, personel dibagi ke dalam dua kelompok. Satu tim melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut, sedangkan tim lainnya menyusuri bantaran sungai hingga ke bagian hilir.

Korban yang masih dalam pencarian adalah Yanto Idorway, yang dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.

Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah berwisata ke Air Terjun Memti. Ketika hendak menyeberangi aliran sungai, korban terpeleset lalu terseret arus.

Dua rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Kantor SAR Manokwari pada pukul 20.30 WIT.

Operasi pencarian hari ketiga melibatkan sedikitnya 33 personel, terdiri atas enam personel Kantor SAR Manokwari, 14 anggota Polres Pegaf, sembilan personel Kodim Pegaf, dua anggota keluarga korban, serta dua rekan kerja korban dari TVRI Papua Barat.

Tim juga didukung berbagai sarana, di antaranya satu unit rescue car, tujuh unit mobil Hilux, satu unit drone thermal, lima set peralatan komunikasi, enam set peralatan SAR air, satu set peralatan mountaineering, dan satu set perlengkapan evakuasi.

Meski prakiraan cuaca di wilayah operasi berawan, proses pencarian masih menghadapi tantangan berupa medan jalan yang berkabut serta suhu udara yang dingin di kawasan Pegunungan Arfak. Tim SAR berharap seluruh unsur yang terlibat dapat memaksimalkan upaya pencarian sehingga korban segera ditemukan.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *