PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, M.Si meninjau Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat, Jumat (7/8/2026).
Peninjauan itu untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan kesehatan sekaligus mengikuti kegiatan kerja bakti dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Ke-27 Provinsi Papua Barat.
Dalam kunjungan tersebut, Dominggus meninjau sejumlah unit pelayanan, di antaranya ruang radiologi, MRI, CT Scan, rontgen, hingga ruang panoramik. Peninjauan dilakukan sebagai respons atas berbagai masukan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah provinsi tersebut.
Direktur RSUP Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, mengatakan kerja bakti yang digelar merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT RI dan HUT Provinsi Papua Barat. Kegiatan dipusatkan di dua lokasi, yakni kawasan Kantor Gubernur Papua Barat dan lingkungan RSUP Papua Barat.
“Sebanyak delapan organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam Seksi Bakti Sosial Panitia HUT RI diterjunkan untuk membersihkan area RSUP, sementara kelompok lainnya melaksanakan kegiatan serupa di Kantor Gubernur,” kata Arnoldus kepada wartawan di RSUP Papua Barat, Jumat.
Selain mengikuti kerja bakti, gubernur memanfaatkan kunjungan tersebut untuk mengecek secara langsung kondisi sarana dan prasarana rumah sakit. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian ialah layanan radiologi yang hingga kini belum dapat beroperasi secara optimal.
Arnoldus menjelaskan, kendala utama terletak pada perangkat penghubung pasokan listrik yang mengalami kerusakan sehingga alat radiologi belum dapat difungsikan.
“Selama ini banyak keluhan masyarakat terkait layanan radiologi. Karena itu kami mengajak Bapak Gubernur melihat langsung kondisi alat dan kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Menanggapi temuan tersebut, Dominggus meminta agar pengadaan perangkat pendukung segera direalisasikan. Nilai kebutuhan pengadaan diperkirakan mencapai sekitar Rp820 juta untuk menghubungkan jaringan listrik PLN dengan peralatan radiologi sehingga layanan dapat kembali berjalan.
Menurut Arnoldus, usulan anggaran pengadaan perangkat tersebut saat ini sedang dalam proses pembahasan di Kementerian Dalam Negeri.
“Prosesnya sudah berada di Kemendagri. Kami berharap dalam sekitar 45 hari atau pada September mendatang perangkat sudah tersedia sehingga pelayanan radiologi bisa kembali beroperasi,” katanya.
Ia menambahkan, gubernur juga menginstruksikan agar kebutuhan lain yang belum dapat diakomodasi dalam APBD Perubahan Tahun 2026 diprioritaskan dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Papua Barat.
Pada kesempatan yang sama, Dominggus turut meninjau progres pembangunan Gedung Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) di kompleks RSUP Papua Barat. Gedung yang dibangun secara bertahap itu dirancang memiliki tiga lantai dengan layanan spesialis untuk penanganan kanker, jantung, dan stroke.
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas RSUP Papua Barat sebagai rumah sakit rujukan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik tanpa harus dirujuk ke luar daerah.(rls)













