OlahragaPapuaPapua Barat

MOLA Tegaskan Pencalonan Ketum KONI Papua Barat Tak Langgar Aturan

379
×

MOLA Tegaskan Pencalonan Ketum KONI Papua Barat Tak Langgar Aturan

Sebarkan artikel ini
— Ketua Tim Kerja Mohammad Lakotanim (MOLA), Melkias Werinussa, SE., MM. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Ketua Tim Kerja Mohammad Lakotanim (MOLA), Melkias Werinussa, SE., MM menegaskan bahwa keputusan MOLA untuk ikut dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat tidak melanggar ketentuan organisasi.

Penegasan itu disampaikan Melkias kepada papuadalamberita.com, Jumat (21/8/2026) siang, menyusul munculnya isu mengenai rangkap jabatan pimpinan organisasi yang dikaitkan dengan pencalonan MOLA sebagai calon Ketua Umum KONI Papua Barat.

Melkias mengatakan, keputusan MOLA untuk maju dalam kontestasi tersebut didasarkan pada sejumlah pertimbangan.

Salah satunya adalah ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dinilai memberikan ruang bagi pencalonan tersebut.

“Diperbolehkan oleh regulasi AD/ART yang sifatnya lex specialis,” kata Melkias.

Selain aspek regulasi, menurut dia, langkah tersebut telah mendapat persetujuan dari pimpinan daerah, dalam hal ini Gubernur Papua Barat.

Pertimbangan lainnya, kata Melkias, adalah keinginan untuk ikut memperbaiki kondisi KONI Papua Barat yang saat ini menghadapi berbagai persoalan.

“Kami ingin memperbaiki KONI yang saat ini sedang dirundung berbagai persoalan, agar di akhir masa jabatan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur dapat meninggalkan sebuah legacy di bidang olahraga,” ujarnya.

Akan Lepas Sejumlah Organisasi

Melkias juga menegaskan bahwa apabila terpilih sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat, MOLA akan melakukan penataan terhadap keterlibatan pengurus dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan.

Menurut dia, beberapa organisasi kemasyarakatan akan dilepas sesuai dengan mekanisme organisasi.

Komitmen tersebut, lanjutnya, telah dituangkan dalam surat pernyataan kesediaan untuk melepas organisasi.

“Setelah terpilih menjadi Ketua Umum KONI, beberapa organisasi kemasyarakatan akan dilepas sesuai mekanisme organisasi yang termuat dalam surat pernyataan kesediaan melepas organisasi,” katanya.

Target Dua Digit Emas PON

Pencalonan MOLA, lanjut Melkias, juga merupakan bagian dari upaya memenuhi permintaan dan harapan cabang olahraga (cabor) di Papua Barat untuk mengembalikan fungsi utama KONI sebagai organisasi yang membina dan meningkatkan prestasi olahraga.

MOLA menargetkan Papua Barat mampu meraih sedikitnya dua digit medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Memenuhi permintaan dan harapan cabor untuk bersama-sama mengembalikan fungsi utama KONI agar menoreh prestasi minimal dua digit emas PON,” ujar Melkias.

Ia menegaskan, MOLA tidak berdiri sendiri dalam kontestasi tersebut. Tim kerja itu mengklaim hadir bersama sejumlah cabang olahraga dan KONI kabupaten/kota.

“Untuk itu, MOLA hadir bersama para cabor dan KONI kabupaten,” kata Melkias.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *