Papua Barat

Sekda Ali Baham Pastikan Perbaikan Jalan Kayuni-Kokas Masuk APBD Perubahan Papua Barat 2026

1143
×

Sekda Ali Baham Pastikan Perbaikan Jalan Kayuni-Kokas Masuk APBD Perubahan Papua Barat 2026

Sebarkan artikel ini
Pemprov Papua Barat
Sekda Papua Barat Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP. Senin (14/09/3026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA COM.

PAPUADALAMBERITA COM. FAKFAK – Pemerintah Provinsi Papua Barat memastikan perbaikan ruas jalan Kayuni–Kokas di Kabupaten Fakfak akan diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, M.TP., menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat atas aspirasi masyarakat serta laporan resmi dari Bupati Fakfak, Dinas Pekerjaan Umum, DPRK Fakfak dan DPRP Papua Barat,  terkait kondisi riil jalan yang sempat memicu aksi pemalangan warga.

​”Berdasarkan kondisi riil di lapangan, ruas jalan Hurimber–Kayuni–Kokas, khususnya Kayuni menuju Kokas yang merupakan kewenangan Provinsi Papua Barat, telah mendapat arahan dari Bapak Gubernur Dominggus Mandacan untuk dimasukkan ke dalam APBD Perubahan 2026,” ujar Ali Baham saat diwawancarai media ini, di ruang VIP Bandara Siboru, ketika akan kembali ke Manokwari. Senin (14/09/2026).

​ABT sapaan akrabnya menjelaskan, usulan anggaran tersebut akan segera diajukan ke DPR Papua Barat untuk dibahas dan ditetapkan dalam waktu dekat.

Diharapkan, proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan sesuai mekanisme hingga pengerjaan fisik bisa dirampungkan pada sisa akhir tahun ini.

​Dalam perencanaan awal menurut Ali Baham, Pemprov Papua Barat menargetkan alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar pada APBD Perubahan untuk menangani titik-titik kerusakan mendesak di ruas jalan tersebut.

​”Atas nama pemerintah dan mewakili masyarakat Fakfak yang ada di Manokwari, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran DPR Papua Barat atas dukungannya,” tambah Sekda.

​Ali Baham juga mengimbau Pemerintah Kabupaten Fakfak dan masyarakat setempat, khususnya di kawasan Kayuni dan Kokas, untuk memberikan dukungan penuh selama proses pengerjaan administratif maupun fisik di lapangan agar proyek dapat selesai tepat waktu.(Enrico)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *