Papua Barat

Perkuat Sinergi Hadapi Bencana, Danrem 182/JO Saksikan Gubencal di Fakfak

134
×

Perkuat Sinergi Hadapi Bencana, Danrem 182/JO Saksikan Gubencal di Fakfak

Sebarkan artikel ini
Korem 182/JO
Danrem 182/JO Kolonel Inf. Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., (Paling Kiri) Bersama Personel Pantau Geladi Penanggulangan Bencana (Gubencal). Kamis (24/09/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., menyaksikan langsung pelaksanaan Geladi Penanggulangan Bencana (Gubencal) yang digelar di lokasi dekat kawasan Bandara Torea, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan Gubencal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan satuan dan unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Fakfak. Melalui geladi ini, seluruh pihak menguji kesiapan personel, prosedur kerja, sistem komunikasi, hingga koordinasi penanganan keadaan darurat secara terpadu.

Dalam peninjauan tersebut, Danrem 182/JO mengamati secara langsung setiap rangkaian skenario latihan di lapangan. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen dan perhatian pimpinan TNI terhadap kesiapan satuan dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Danrem Kolonel Inf Irwan Budiana menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan peran TNI semata. Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), mulai dari Pemerintah Daerah, Kepolisian, Basarnas, BPBD, Pemadam Kebakaran, tim medis, hingga unsur pendukung lainnya.

Geladi Penanggulangan Bencana (Gubencal) Yang Digelar di Lokasi Dekat Kawasan Bandara Torea, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (23/9/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

“Gubencal ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana kesiapan kita dalam menghadapi situasi darurat. Yang paling penting adalah bagaimana setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan begitu, saat terjadi bencana, seluruh komponen dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Danrem 182/JO.

Lebih lanjut, Danrem menyampaikan bahwa latihan simulasi semacam ini perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk terus mengasah profesionalisme dan kesiapsiagaan personel. Ia menegaskan, selain kemampuan teknis operasional, keselamatan masyarakat harus senantiasa menjadi prioritas utama.

“Koordinasi harus terus diperkuat. Jangan sampai ketika terjadi bencana kita baru bingung menentukan siapa berbuat apa. Semua harus sudah memahami tugas, fungsi, dan mekanisme penanganan sejak awal,” tegasnya.

Pelaksanaan Gubencal di Bandara Torea ini sekaligus menjadi momentum untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai kendala teknis di lapangan. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dijadikan bahan perbaikan guna menyempurnakan strategi penanggulangan bencana di Kabupaten Fakfak.

Melalui penyelenggaraan simulasi ini, diharapkan kesiapan operasional satuan semakin optimal dan hubungan kerja sama antar-lembaga semakin solid, sehingga respons cepat dan terukur dapat diberikan demi menjamin keselamatan masyarakat.(rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *