Papua Barat

Tim 7 Ekspedisi Patriot Dorong Hilirisasi Sagu Fakfak, Visitasi Rumah Produksi di Wonorejo

244
×

Tim 7 Ekspedisi Patriot Dorong Hilirisasi Sagu Fakfak, Visitasi Rumah Produksi di Wonorejo

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Tim 7 Ekspedisi Patriot Universitas Padjajaran (UNPAD) Bersama Lampu Kita di Rumah Produksi Pembuatan Tepung Sagu di Kampung Wonorejo, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak. Rabu (30/09/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Tim 7 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran bersama Lampu Kita melakukan visitasi ke Rumah Produksi Pembuatan Tepung Sagu di Kampung Wonorejo, Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (30/9/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Tim 7 dalam mendorong optimalisasi potensi komoditas lokal, khususnya sagu. Meski ketersediaannya melimpah di Fakfak, pengolahan sagu dinilai masih memerlukan penguatan dari segi efisiensi produksi, legalitas usaha, hingga penetrasi pasar.

Sagu dinilai memiliki nilai strategis untuk ditransformasikan menjadi produk pangan bernilai tambah tinggi. Namun, untuk menembus rantai pasok yang lebih luas, pemenuhan standar mutu dan legalitas menjadi syarat mutlak.

Dalam visitasi tersebut, Tim 7 Ekspedsi Patriot melakukan inventarisasi kondisi fasilitas produksi sekaligus berdialog terkait kebutuhan perizinan usaha. Pendampingan difokuskan pada kelengkapan administrasi dan sertifikasi agar tepung sagu hasil olahan warga memenuhi standar industri modern.

Melalui program ini, Tim 7 Ekspedisi Patriot Universita Padjajaran (UNPAD)  mendorong agar sagu tidak sekadar menjadi bahan pangan konsumsi lokal, melainkan berkembang menjadi produk komersial unggulan yang berdaya saing di luar daerah.

Ketua PKK Kampung Wonorejo, Lis, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Tim 7 Ekspedisi Patriot.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pendampingan dari Tim 7. Bantuan dalam pengurusan legalitas serta sertifikasi halal sangat berarti bagi kami agar produk tepung sagu Wonorejo dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Iis.

Langkah ini menjadi wujud nyata pendekatan kolaboratif Tim 7 Ekspedisi Patriot dalam menggerakkan hilirisasi berbasis potensi daerah. Sinergi antara akademisi, mitra, dan masyarakat lokal diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi para pelaku usaha sagu di Distrik Bomberay.

Dengan ketersediaan bahan baku yang melimpah, Kampung Wonorejo berpeluang besar menjadikan tepung sagu sebagai komoditas unggulan daerah yang dikelola secara legal, terstruktur, dan memiliki daya saing tinggi.(rls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *