NasionalPapua Barat

Panitia Pesparawi XIV Terima Penghargaan dari Menteri Agama

674
×

Panitia Pesparawi XIV Terima Penghargaan dari Menteri Agama

Sebarkan artikel ini
Panitia Pesparawi XIV Terima Penghargaan dari Menteri Agama PAPUADALAMBERITA.COM.PALU - Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia atas pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang digelar di Manokwari, Papua Barat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Forum Nasional Evaluasi Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dan Perencanaan Awal Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 yang berlangsung di Hotel Santika, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 3 Oktober 2026 itu dibuka oleh Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Devi Luhut Binsar Panjaitan. Forum tersebut dihadiri Direktur Bimas Kristen Kementerian Agama RI James Mayor, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Panitia Pesparawi Nasional XIV. Pemerintah Provinsi Papua Barat diwakili Sekretaris Daerah Papua Barat yang sekaligus Ketua Umum Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Ali Baham Temongmere. Ia didampingi Ketua Harian Yacob Fonataba, Ketua I Otto Parorongan, Ketua II Abia Ullu, sekretaris, bendahara, serta sejumlah anggota panitia termasuk Ny Sitti Nardiana A B. Temongnere. Dalam forum tersebut, Ali Baham Temongmere menyampaikan evaluasi dan refleksi terhadap penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Ia juga menyampaikan sejumlah masukan dan harapan untuk persiapan pelaksanaan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. "Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan laporan kegiatan secara tertulis kepada Menteri Agama Republik Indonesia yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Direktur Bimas Kristen," ujar Ali Baham Temongmere. Selain penyampaian evaluasi, kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV. Pemerintah Provinsi Papua Barat menerima penghargaan berupa plakat dari Menteri Agama RI. Plakat tersebut berbentuk maskot Pesparawi Nasional XIV, yakni "Piet Sang Konduktor", yang menggambarkan anak kasuari dengan karakter ceria. Penghargaan juga diberikan dalam bentuk piagam kepada seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026. Penyerahan penghargaan dan laporan pertanggungjawaban tersebut menjadi bagian dari rangkaian evaluasi sekaligus penanda berakhirnya tugas Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Selanjutnya, penyelenggaraan Pesparawi memasuki tahap persiapan menuju Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 yang akan dilaksanakan di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Forum nasional tersebut diharapkan menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran dari pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV sekaligus menjadi pijakan awal bagi persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Sulawesi Tengah.(rustam madubun) Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Ali Baham Temongmere, menerima plakat penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia yang diserahkan melalui Direktur Bimas Kristen Kementerian Agama RI, James Mayor, dalam rangkaian Forum Nasional Evaluasi Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dan Perencanaan Awal Pesparawi Nasional XV Tahun 2029, di Hotel Santika, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2026).FOTO: DOKUMENTASI SEKDA

PAPUADALAMBERITA.COM.PALU – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia atas pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV yang digelar di Manokwari, Papua Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Forum Nasional Evaluasi Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 dan Perencanaan Awal Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 yang berlangsung di Hotel Santika, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/10/2026).

Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Devi Luhut Binsar Panjaitan.FOTO:PAPUADALAMBERITA.COM

Kegiatan yang berlangsung hingga 3 Oktober 2026 itu dibuka oleh Ketua I Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), Devi Luhut Binsar Panjaitan. Forum tersebut dihadiri Direktur Bimas Kristen Kementerian Agama RI James Mayor, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Panitia Pesparawi Nasional XIV.

Pemerintah Provinsi Papua Barat diwakili Sekretaris Daerah Papua Barat yang sekaligus Ketua Umum Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Drs, H Ali Baham Temongmere, M.TP.

Ia didampingi Ketua Harian Yacob Fonataba, Ketua I Otto Parorongan, Ketua II Abia Ullu, sekretaris, bendahara, serta sejumlah anggota panitia.

Dalam forum tersebut, Ali Baham Temongmere menyampaikan evaluasi dan refleksi terhadap penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Ia juga menyampaikan sejumlah masukan dan harapan untuk persiapan pelaksanaan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan laporan kegiatan secara tertulis kepada Menteri Agama Republik Indonesia yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Direktur Bimas Kristen,” ujar Ali Baham Temongmere.

Selain penyampaian evaluasi, kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan panitia pelaksana Pesparawi Nasional XIV.

Pemerintah Provinsi Papua Barat menerima penghargaan berupa plakat dari Menteri Agama RI. Plakat tersebut berbentuk maskot Pesparawi Nasional XIV, yakni “Piet Sang Konduktor”, yang menggambarkan anak kasuari dengan karakter ceria.

Penghargaan juga diberikan dalam bentuk piagam kepada seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

Penyerahan penghargaan dan laporan pertanggungjawaban tersebut menjadi bagian dari rangkaian evaluasi sekaligus penanda berakhirnya tugas Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Selanjutnya, penyelenggaraan Pesparawi memasuki tahap persiapan menuju Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 yang akan dilaksanakan di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Forum nasional tersebut diharapkan menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran dari pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV sekaligus menjadi pijakan awal bagi persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XV Tahun 2029 di Sulawesi Tengah.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *