Papua Barat

Tim 15 TEP Unhas Gelar Pendampingan Kelompok Tani di Fakfak Timur, Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi

62
×

Tim 15 TEP Unhas Gelar Pendampingan Kelompok Tani di Fakfak Timur, Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi

Sebarkan artikel ini
Fakfak
TEP Unhas Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Fakfak Gelar Pendampingan Kelompok Tani di Fakfak Timur. Rabu (21/10/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Tim 15 TEP Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan “Pendampingan Kelompok Tani” pada Selasa (20/10/2026). Berlokasi di SD Inpres Weri, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIT ini menghadirkan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak secara langsung sebagai narasumber.

Pelatihan ini berfokus pada penguatan administrasi usaha, pengelolaan aset, pencatatan produksi, hingga pengembangan sistem usaha kolektif. Sebanyak 20 peserta yang merupakan perwakilan Kelompok Tani Mandiri dari masyarakat Kampung Weri dan Kampung Saharey mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh antusias.

Dari Kampung Weri, perwakilan dihadiri oleh Kelompok Tani Kaditru Padi, Kaditru Sayur Mayur, Anggrek, dan Pala. Sementara itu, perwakilan dari Kampung Saharey dihadiri oleh kelompok Sahana 2, Kirakamaya 1, Parikmimir, Gacor, Rangkum, serta Pancoran.

Dalam pemaparannya, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak menekankan bahwa pengelolaan administrasi kelompok tani harus dijadikan sebagai rutinitas sehari-hari, bukan hanya dilakukan saat ada pemeriksaan atau pelaporan formal kepada pemerintah. Administrasi yang tertib dinilai sangat penting untuk membantu kelompok tani mengelola organisasi, mengembangkan usaha, menjaga kepercayaan antaranggota, serta menjamin transparansi dan pertanggungjawaban dalam setiap kegiatan.

Tim 15 TEP Unhas Bersama Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Fakfak Serta Kelompok Tani Fakfak Timur. Rabu (21/10/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Narasumber membedah enam tujuan utama dari pembuatan administrasi kelompok tani, yakni: Sebagai alat kontrol dan pengendalian usaha, Sebagai dasar pengambilan keputusan organisasi/usaha, Sebagai sarana monitoring dan evaluasi kerja, Untuk meningkatkan kepercayaan dan transparansi antaranggota, Sebagai alat dokumentasi dan bukti legalitas, dan Untuk mempermudah akses terhadap bantuan dan fasilitas pemerintah.

Tidak hanya menyampaikan materi teori, para peserta juga dibekali dengan contoh-contoh pembukuan praktis yang terbagi ke dalam tiga kategori utama:

1./ Administrasi Organisasi: Meliputi buku daftar anggota dan pengurus, buku notulen rapat dan daftar hadir, buku inventaris barang, arsip surat masuk/keluar, dokumen kesepakatan/rencana kegiatan, serta buku tamu.

2./ Administrasi Keuangan Sederhana: Meliputi buku kas umum, pencatatan penerimaan dan pengeluaran, iuran anggota, bantuan, pembelian sarana produksi, hasil penjualan, serta pengarsipan kuitansi/bukti transaksi.

3./ Administrasi Usaha Tani: Meliputi pencatatan rincian biaya (benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja, dan transportasi), pencatatan hasil panen dan penjualan, serta kalkulasi total biaya produksi guna mengukur tingkat keuntungan usaha tani.

Sebagai langkah konkret pascapelatihan, Tim 15 TEP Unhas berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan lanjutan secara langsung di lapangan agar kelompok tani di Kampung Weri dan Kampung Saharey dapat konsisten menerapkan sistem pencatatan dan pembukuan usaha tersebut.(rls)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *