Papua Barat

Hari Ini 32 Orang Masuk Fakfak Secara Ilegal, Besok 43 Orang Masuk Dengan KMV. Kalabia

303
×

Hari Ini 32 Orang Masuk Fakfak Secara Ilegal, Besok 43 Orang Masuk Dengan KMV. Kalabia

Sebarkan artikel ini

Jubir Pemkab Fakfak Covid -19, Gondo Suprapto, SKM, M.Si. Rabu 17 Juni 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Hari Rabu (17/6/2020) dan besok Kamis (18/6/2020) jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Fakfak dipastikan akan mengalami peningkatan.

Pasalnya hari ini sebanyak 32 orang masuk secara ilegal di Fakfak dengan menggunakan 2 long boath, 32 orang tersebut merupakan warga kampung Sekban Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak yang masuk pada Rabu pagi (17/6/2020) setelah menyebarang lautan dari pulau Seram ke Fakfak.

Demikian dikatakan, Juru Bicara Pemkab Fakfak Covid -19, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, kepada papuadalamberita.com. di gedung pertemuan Winder Tuare samping kediaman Bupati Fakfak.

Menurut Gondo Suprapto, 32 warga Fakfak yang masuk secara ilegal dari Pulau Seram Maluku kini telah menjalani proses karantina di Balai Diklat maupun di BLK Fakfak dengan tetap mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan sesuai SOP Covid -19.

Lanjut Kepala Dinas Kesehatan Fakfak itu, selain 32 warga Fakfak yang masuk Fakfak tanpa persetujuan Gugus Tugas Covid -19, direncanakan hari ini juga (Kamis, 18/6/2020) sebanyak 43 Fakfak yang tertahan di Sorong akan masuk di Fakfak dengan menggunakan KMV. Kalabia.

“Hari ini masuk 43 Warga Fakfak dari Sorong, 43 orang tersebut merupakan warga Fakfak yang sudah 3 bulan tertahan di Sorong akibat penutupan terbatas yang dilakukan Pemkab Fakfak dalam upaya pencegahan penyebaran corona virus disease 2019”, tuturnya saat bersama Ketua Umum Covid -19 Kabupaten Fakfak, Dr. Mohammad Uswanas, M.Si dan Ketua Harian Covid -19 Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP di gedung pertemuan Winder Tuare, Rabu (17/6/2020).

43 Warga Fakfak yang tertahan di Sorong selama pandemik Covid -19, yang akan tiba hari ini dengan KMV. Kalabia namun rincian profesi dari masing – masing orang tersebut belum diketahui pasti berapa banyak Mahasiswa, ASN maupun masyarakat biasa, tukasnya.

Tentunya kata Gondo. Dengan masuknya 43 warga Fakfak dari Sorong, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19, akan memberlakukan SOP Covid -19 dan mengkarantinakan mereka di Balai Diklat dan BLK sebagai lokasi karantina terpusat.

Selain untuk mempersiapakan lokasi karantina terpusat guna menyambut 43 Warga Fakfak dari Sorong, besok Kamis (18/6/2020)  warga Fakfak yang seminggu lalu tiba dari Sorong dan kini sedang menjalani masa karantina khusus akan dilakukan rapid test.

Bila dalam rapid test kedua mereka dinyatakan non reaktif maka Gugus Tugas Covid -19, akan mengijinkan mereka untuk meninggalkan lokasi karantina terpusat baik dari gedung BLK Torea dan Balai Diklat Pemkab Fakfak.tukasnya.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *