Kapenrem 182/JO, Mayor Inf. Hikmat Illahi Saat Memberikan Materi Tentang Media Massa Kepada Mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak Ketika Mengikuti Pelatihan Diksar Bintal, Fisdip, Belneg dan Wasbang Yang Berlangsung di Makorem 182/JO. Rabu 7 September 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.
PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Mahasiswa harus bijak dalam menerima dan menyaring informasi di media massa dan menggunakan media massa dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari – hari.
Demikian dikatakan Kapenrem 182/JO, Mayor Inf. Hikmat Illahi, dalam memberikan pelatihan Diksar Bintal, Fisdip, Belneg dan Wasbang bagi 360 Mahasiswa dan Mahasiswi baru Politeknik Negeri Fakfak yang berlansung di Makorem 182/JO, Rabu (7/9/2022).
Dalam pembekalan tersebut salah satu materinya tentang Media Massa yang disampaikan Penrem 182/JO kepada peserta pelatihan dari Mahasiswa dan Mahasiswi baru Politeknik Negeri Fakfak.
Menurut Kapenren 182/JO, media massa merupakan sarana penyalur dan pemberi informasi kepada khalayak Publik yang perkembangannya sangat pesat dalam era jaman digital saat ini. Karena itu sebagai Mahasiswa khsusunya Mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak harus bijak dalam menerima dan menyaring informasi di media massa dan menggunakan media massa dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita (Mahasiswa) harus bijak dalam menerima dan menyaring informasi di media massa dan menggunakan media massa dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari,”ujar Kapenrem 182/JO, Mayor Inf. Hikmat Illhai saat membawakan materis tersebut di hadapan Mahasiswa Politeknik Negeri Fafak.
Dikatakannya, kemajuan ilmu teknologi dalam hal informasi (Media massa) selayaknya kita pergunakan untuk hal-hal yang baik dan memberikan ilmu, pendapatan dan sumber informasi bagi penggunanya.
Sebagai contoh kata dia, sarana Media Massa dipergunakan untuk memasarkan produk barang dagangan, konten kreatif yang menarik dan baik untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki oleh penggunanya.
“Banyak manfaat dari media untuk mahasiswa atau pelajar sebagai referensi, narasumber ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk membantu mahasiswa dan pelajar dalam kegiatan belajar dikampus atau sekolah,”ujarnya.
Dia kembali mengatakan disamping hal baik tentu ada juga hal negatif dari media massa bila kita tidak dapat menyaring informasi dan menggunakannya secara benar serta dapat menjerumuskan penggunanya terjerat hukum atau Undang-undang ITE akibat meng-upload atau menyebarkan informasi yang tidak benar (Hoax), ujaran kebencian dan Pornografi.
Karena itu, Kapenrem menekankan sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa dan pelajar seyogyanya dapat menggunakan media massa dan kemajuan ilmu teknologi untuk membangun dan mengembangkan potensi, ide kreatif yang dimiliki mahasiswa dan pelajar dalam rangka kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai.
“Manfaat kan kemajuan ilmu teknologi dan Media Massa untuk menggali informasi dan potensi diri, ide kreatif menciptakan hal-hal yang berguna untuk masa depan dan untuk kemajuan bangsa, “pinta Kapenrem.(RL 07)













