Papua Barat

Tangkal Isu Redam Konflik, Cahaya dari Sanggeng, Ada Catatan Buat Kontraktor Proyek Pasar

346
×

Tangkal Isu Redam Konflik, Cahaya dari Sanggeng, Ada Catatan Buat Kontraktor Proyek Pasar

Sebarkan artikel ini

Perempatan Sanggeng, pusat kota Manokwari, Papua Barat, Ahad (9/7/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Percayakan kepada kepolisian, Polresta Manokwari, Polda Papua Barat menangani persoalan hukum konflik di Sanggeng Manokwari pada Sabtu (8/7/2023).

Melalui penegakan hukum, mencari pelaku yang terlibat konflik untuk menciptakan stabilitas sosial dan menjaga perdamaian di wilayah Manokwari.

Isu-isu yang dapat memciu konflik meliputi provokasi antar suku, dan ras serta permasalahan, dalam menghadapinya, kepolisian tengah melakukan pengusutan.

Kepolisian Republik Indonesia melalui Polda Papua Barat mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi isu yang kini menyebar, bahwa masyarakat Arfak akan menyerang Sanggeng apabila para pelaku begal tidak diserahkan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH mengimbau masyarakat Manokwari untuk tidak mudah terprovokasi, karena aparat kepolisian terus bekerja mencari pelaku.

“Kami aparat kepolisian, mengimbau masyarakat agar jangan terprovokasi berkaitan isu yang menyebar bahwa akan ada penyerangan oleh kelompok masyarakat. Jangan lagi ada pemalangan atau pertikaian antara dua pihak,” tegas Kabid Humas dalam siaran persnya Sabtu (8/7/2023).

Kepolisian terus mencari dan menyelesaikan konflik yang telah terjadi agar tidak memicu konflik yang lebih besar dan berkelanjutan.

“Kasus begal, dan lain -lain sedang ditangani Polresta Manokwari, mari percayakan kepada aparat keamanan, sekali lagi jangan ikut terprovokasi. Mari wujudkan keamanan ketertiban masyarakat di Manokwari tetap aman dan kondusif,” pesan Adam Erwindi.

Dengan menangkal perkembangan setiap isu yang provokatif warga ikut meredam kemungkinan konflik yang akan terjadi, untuk tidak berkelanjutan.

Mempertahankan keharmonisan dan keberagaman melalui upaya bersama, Manokwari terus menjaga kedamaian.

Walaupun Sanggeng sebagai pusat perkantoran dan bisnis kota Manokwari kerap menimbulkan konflik yang berdampak pemalangan jalan dan membakar ban bekas, perempatan jalan Sanggeng atau sepanjang jalan janganlah dipandang sesuatu yang menakutkan.

Sanggeng juga memberikan keberkahan bagi banyak orang, memberikan rezeki, nikmat Allah SWT yang terus di rasakan warga Manokwari.

Karena di Sanggeng ada pedagang kecil mengais rejeki, ada pebisnis, dengan toko, perusahaan mereka mengadu nasib serta sejumlah perkantoran perbankan yang memberikan layanan masyarakat, dan tak kalah penting adalah ada sejumlah tempat ibadah, seperti Masjid dan Gereja disitu sebagai tempat pelayanan firman Tuhan, tempat dimana umat manusia bersujud mengakui dosa dan memohon pengampunan dan rejeki.

Dengan demikian saya memberikan sub judul berita ini yaitu; cahaya dari Sanggeng, karena bukan hanya Sanggeng dengan konflik, tetapi cerita Sanggeng yang stertegis di jantung Kota Manokwari terus membawa berkah dan kehidupa sebgian besar warga Manokwari.

Jalan utama depan Proyek Pembangunan Pasar Sanggeng Manokwari, Papua Barat, Ahad (9/7/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

CATATAN UNTUK KONTRAKTOR PEMBANGUN PASAR SANGGENG

Propyek pembangunan Pasar Sentral Sanggeng Manokwari sedang berlangsung, pantauan papuadalamberita.com masih sebagian warga berdagang di sekitar lokasi, lokasi pasar perlu ditutupi seng atau pagar pembatas.

Pentingnya menutupi lokasi proyek dengan pagar mencegah kecelakaan kerja yang dapat merugikan pekerja, orang disekitar proyek.

Proyek pembangunan menarik perhatian, warga yang ingin melihat perkembangan proyek, jika lokasi proyek tidak ditutupi pagar, ada risiko kecelakaan mengancam keselamatan nyawa manusia.

Menutupi lokasi proyek dengan pagar membatasi akses orang yang tidak berkompeten atau tanpa perlindungan di area konstruksi.

Dengan demikian, dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan yang disebabkan orang yang tidak berwenang.

Jangan menunggu ada korban jiwa saling menuntut, saling memalang, dan saling menyalahkan baru bertindak, cegah sebelum risiko itu menelan kroban jiwa.

Memagari sekitar lokasi proyek memberikan perlindungan bagi pekerja, pengunjung dari benda jatuh, tanpa pagar, bahan bangunan atau peralatan yang sedang digunakan dalam proyek membahayakan keselamatan orang di sekitarnya.

Penting keberadaan pagar di lokasi proyek menjadi peringatan bagi masyarakat, bahwa area tersebut dalam proses pembangunan, warga akan lebih waspada terhadap bahaya, dan tidak menganggap area proyek sebagai tempat jualan atau beraktivitas.

Pemasangan pagar di sekitar proyek pembangunan untuk memenuhi peraturan keselamatan kerja yang ditetapkan pemerintah dalam undang-undang tenaga kerja, peraturan, pedoman yang berkaitan dengan keselamatan kerja dalam industri konstruksi.

Mematuhi peraturan adalah kewajiban bagi kontraktor melindungi pekerja dan orang di sekitar area proyek. Dengan pagar membatasi akses orang tidak berwenang, memberikan peringatan bagi masyarakat, dan memenuhi peraturan keselamatan kerja, diharapkan proyek pembangunan pasar dapat berjalan aman, tanpa hal yang tidak diinginkan.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *