Papua Barat

Pangdam XVIII/Kasuari Tegaskan  Prajurit TNI Tegak Lurus

325
×

Pangdam XVIII/Kasuari Tegaskan  Prajurit TNI Tegak Lurus

Sebarkan artikel ini

Pangdam XVIII/Kasuari dan Kasdam XVIII/Kasuari di Makodam Kasuari Rabu (23/8/2023). FOTO: PENERANGAN KODAM.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah Harahap, SE, MTr (Han), CGCAE, mengatakan, prajurit TNI tegak lurus.

Hal itu ditegaskan Pangdam dalam apel bersama, penyerahan satuan, dan menerima tugas dan tanggung jawab sebagai Pangdam XVIII/Kasuari, di lapangan Makodam, Trikora, Arfai, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (23/8/2023).

“Terkait netralitas TNI, prajurit Kodam XVIII/Kasuari komandonya tegak lurus, tidak ada yang belok kesana kemari ataupun menggunakan perlengkapan TNI,’’ jelas Pangdam.

‘’Jadi kita memegang teguh netralitas TNI dalam pemilihan umum  (Pemilu), inipun menjadi perhatian saya, dan kita ikut mengamankan bersama dengan Kepolisian dan komponen lainnya,’’ sebutnya.

Pangdam mengatakan, di Papua Barat dan Papua Barat Daya tidak ada wilayah merah ataupun istilah KKB atau KST.

‘’Saya kira mereka semua adalah saudara kita. Babinsa kita setiap tahunnya akan di tingkatkan keterampilannya sehingga kita tidak ketinggalan dengan yang lainnya,’’ kata Pangdam.

‘’Dalam menjangkau sampai dengan ke daerah yang terpencil merupakan salah satu tugas kami yang tentunya bekerja sama dengan pihak lain. Di tahun 2024 ini akan ada perekrutan prajurit lewat Otsus dan ternyata ini sangat luar biasa,” jelas Pangdam.

Pada kesempatan itu Pangdam XVIII/Kasuari menerima tugas setelah diserahkan langsung Pangdam sebelumnya yaitu Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., yang kini mendapatkan amanah menjadi Perwira Staf Ahli (Pa Sahli) Tk. III Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) bidang Politik dan Keamanan Nasional (Polkamnas).

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan di tempat yang terhormat ini, dengan rasa syukur dan suka cita,  menerima segala isi, perlengkapan sekaligus tugas yang berada di tanggung jawab Kodam XVIII/Kasuari.

“Saya tidak akan bisa berdiri sendiri untuk melaksanakan tugas tanpa bantuan dari semua unsur dan elemen yang ada di Kodam,’’ sebutnya.

‘’Mari kita berdoa tiada henti kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kekuatan, kesehatan dan tentunya diberikan ilham dalam pikiran untuk melakukan kebaikan di tanah yang terberkati ini,’’ kata Pangdam.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *