Papua Barat

UPT SAMSAT Fakfak : Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2023 Capai Rp4 Miliar Lebih, Lampaui Target

355
×

UPT SAMSAT Fakfak : Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2023 Capai Rp4 Miliar Lebih, Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
UPT Samsat Fakfak
Kepala UPT SAMSAT Fakfak, Rozalli Adyansyah Karaeng, SH. Selasa (23/1/2024). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) tahun 2023 di Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat melampaui target.

Kepala Unit Pelaksana Teknis  Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (UPT SAMSAT) Rozalli Adyansyah Karaeng, SH., yang dihubungi papuadalamberita.com. melalui aplikasi WhatsAap, (Senin, 22/1/2023), mengatakan, realiasai penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2023 melampaui target.

Menurut Rozalli, dari target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2023 sebesar Rp4.058.637.100 realisasinya mencapai Rp4.573.940.700 atau terjadi kenaikan sebesar Rp515.303.600 dengan presentase 112,70 persen.

Begitupun untuk penerimaan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) tahun 2023 dari target Rp2.380.373.800 realisasinya mencapai Rp3.190.756.100 atau terjadi kenaikan sebesar Rp810.382.300 dengan presentase 134,04 persen, ungkap Kepala UPT SAMSAT Fakfak – Papua Barat, Rozalli Adyansyah Karaeng, SH.

Yang jelas lanjutnya, penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan penerimaan bea balik nama kendaraan bermotot (BBN-KB) 2023 melampaui target dan bila dibandingkan dengan penerimaan tahun 2022 ada kenaikan, “yang pasti ada kenaikan bila dibandingkan dengan penerimaan 2022”.

“Kalau target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2022 sebesar Rp3.526.205.850 realisasinya penerimaan mencapai Rp4.007.363.000 dengan prosenrase 114 persen sedangkan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) tahun 2022 target Rp2.069.525.700 realisasi penerimaan Rp2.238.179.800, prosentase 108 persen,” ucapnya.

Dikatakan, untuk target penerimaan pejak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor tahun 2024 hingga saat ini masih menunggu penetapan dari Manokwari namun pihjaknya tetap optimis bekerja dengan optimal untuk meningkatkan PAD Papua Barat di tahun 2024 ini.

“Kami (UPT SAMSAT Fakfak) tetap optimis bekerja dengan optimal untuk meningkatkan PAD Provinsi Papua Barat,” tutup Rozalli Adyansyah, sapaan akrabnya.(RL 07)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *