fbpx
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Papua Barat, Derek Apnir (Kanan) dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap... Satu PDP Terkait COVID-19 Meninggal Dunia di Sorong, 5 Pasien Dalam Pemantauan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Papua Barat, Derek Apnir (Kanan) dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap saat merilis data terbaru terkait COVID-19 di Papua Barat sampai Kamis (26/3/2020) petang. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI-  Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat merilis satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait Corona Virus Disiease-19 (COVID-19) meninggal dunia, Kamis (26/3/2020).

Baca juga:13 Jama Tabliq Manokwari Sehat, Tetapi dari Daerah Terdampak COVID-19, Perlu Karantina Mandiri

Juru bicara (Jubir) Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap menjelaskan bahwa PDP di Kota Sorong Papua Barat meninggal dunia pada pukul 07.45 WIT sebelumnya Ia dirawat pada (21/3/2020) di Rumah Sakit Sele be Solu.

Jubir Satgas COVID-19 Papua Barat melanjutkan, almarhum berjenis kelamin perempuan itu salah satu PDP dari lima PDP COVID-19  yang sampelnya diambil pada tanggal (21/3/2020) dan dikirim ke Jakarta pada (23/3/2020) untuk diperiksa di laboratorium Balitbangkes.

‘’Pasien yang meninggal itu sampai saat ini hasilnya belum ada,  karena sampelnya baru di kirim tanggal (23/3/2020). Setelah meninggal proses pemakaman sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah dibicarakan dengan pihak keluarga dan keluarga menyetujui setelah dimandikan di rumah sakit langsung dibawa ke tempat pemakaman,’’ ujar Jubir Satgas COVID-19 Papua Barat kepada wartawan, Kamis (26/3/2020) di Sekretariat Satgas COVID-19 Papua Barat, Swiss Belhotel Manokwari.

Arnold Tiniap mengatakan, sampai PDP itu meninggal dunia belum diperoleh hasil pemeriksaan sampelnya dari Jakarta.

Data terakhir pada Kamis (26/3/2020) pasien dalam pengawasan di Provinsi Papua Barat berjumlah  tujuh orang, namun satu orang meninggal dunia, satu orang telah selesai dalam pengawasan sehingga sampai saat ini yang masih dalam pengawasan ada lima orang semuanya di Kota Sorong.

Dia mengatakan, sesuai rekapan terbaru data Satgas Percepatan Penanganan COVID- 19 Provinsi Papua Barat, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Papua Barat total  127, yang telah selesai dipantau 45 orang, 85 orang masih dalam pemantaun.

Menurut Jubir COVID-19 Papua Barat , sampel yang telah dikirim untuk diperiksa di laboratorium Jakarta sebanyak 18 sampel, dua telah diperoleh hasil negative, sehingga 16 sampel yang masih ditunggu hasilnya dari Jakarta.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *