fbpx
Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Fakfak. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masyarakat Kabupaten Fakfak tidak perlu kuatir dengan kondisi Lockdown terbatas dalam mengatasi... 100 Ton Beras Tiba Fakfak, Kebutuhan Pangan Aman Sampai Juli,  Gula Pasir dan Tepung Bertahan Hingga Juni

Ketersediaan Beras di Gudang Bulog Fakfak. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masyarakat Kabupaten Fakfak tidak perlu kuatir dengan kondisi Lockdown terbatas dalam mengatasi pandemi virus covid -19 yang sudah berjalan beberapa minggu ini.

Walaupun arus pelayaran kapal putih milik PT. Pelni maupun kapal swasta penumpang dan pesawat tidak lagi masuk Kota Pala Fakfak, nemun kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat Fakfak tetap terlayani dengan kapal – kapal kargo maupun KMV. Kalabia dari Sorong yang terus melayani kebutuhan masyarakat Fakfak ditengah pandemi corona yang melanda Tanah Air beta.

Kebutuhan  beras, tepung, minyak goreng, gula pasir masih tetap terlayani untuk 3 sampai 4 bulan kedepan, apa lagi kini telah bertambah stok beras di Bulog Fakfak sebanyak 100 ton dari Surabaya Jawa Timur.

Kepala Cabang Bulog Fakfak, Inung Tri Afandi, kepada papuadalamberita.com. via WhatsAap, mengatakan, saat ini ketersediaan beras di Bulog Fakfak sudah bertambah lagi dengan masuknya 100 ton beras dari Surabaya Jawa Timur.

“Ketersediaan beras untuk  Kabupaten Fakfak sudah bertambah 4 kontainer dengan jumlah 100 ton, beras sebayak itu masuk dari Surabaya dengan menggunakan kapal kargo Hijau Sejuk”, kata Inung Tri Afandi.

Menurutnya, dengan masuknya 100 ton beras ditambah sisa stok gudang sebanyak 450 ton maka kekuatan kebutuhan beras sebanyak 550 ton mampu bertahan hingga Juli 2020 mendatang.

“Stok kebutuhan pangan saat ini di Fakfak sebanyak 550 ton dan dapat bertahan sampai bulan Juli 2020”, tutur pria asal Sidoarjo Jawa Timur yang kini menjabat Kacab. Bulog Fakfak.

Lanjutnya, untuk menjaga ketahanan beras di Fakfak, dalam beberapa bulan kedepan akan datang masuk lagi 1.500 ton beras dari Surabaya Jawa Timur dan stok beras tersebut kini sudah berada di Surabaya untuk menunggu pengiriman ke Fakfak.

Sementara itu Kepala Dinas Perindag Fakfak, Drs. Husein Bay, MAP, kepada papuadalamberita.com. mengatakan, stok kebutuhan beras jenis premium, medium termasuk beras termurah yang berada dengan jumlah 4.725,5 ton masih mampu bertahan hingga bulan Juni 2020 mendatang.

Begitu pula stok kebutuhan tepung sebanyak 913 ton, minyak goreng curah dan kemasan sebanyak 1.651.120 liter serta stok kebutuhan gula pasir di Fakfak sebanya 495 ton dengan harga jual per kilo Rp.20.000,- mampu bertahan hingga Juli 2020.

Sedangkan untuk stok kebutuhan bawang merah sebanyak 8 ton dan stok kebutuhan cabe keriting, cabe besar dan cabe rawit  sebanyak 45 ton, telur  ayam ras 112 ton, daging ayam 82 tomn, daging sapi 2 ton,  yang mana sejumlah stok kebutuhan tersebut mampu bertahan hingga bulan Juni 2020.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!