NasionalPapua Barat

191 Peserta Wakili Sulbar di Pesparawi Nasional XIV, Bawa Misi Harmoni dan Persaudaraan

436
×

191 Peserta Wakili Sulbar di Pesparawi Nasional XIV, Bawa Misi Harmoni dan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
Pelepasan kontingan sulbar menuju pesparawi nasional. FOTO: KEMENAG SULBAR

PAPUADALAMBERITA.COM. MAMUJU – Sebanyak 191 anggota kontingen Sulawesi Barat akan ambil bagian dalam Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026.

Selain menargetkan prestasi di ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional itu, kontingen Sulbar juga membawa misi memperkuat harmoni, persaudaraan, dan moderasi beragama melalui seni dan pelayanan gerejawi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara resmi melepas kontingen tersebut di Aula Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (10/6). Pelepasan dilakukan oleh Junda Maulana mewakili Gubernur Sulawesi Barat sebagai bentuk dukungan kepada para peserta yang akan mewakili daerah di tingkat nasional.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Barat, Yakub F. Solon, mengatakan keikutsertaan kontingen Sulbar tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Pesparawi juga menjadi sarana pembinaan iman, pengembangan seni suara gerejawi, serta penguatan solidaritas antarumat beriman.

Menurut Yakub, ajang tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas denominasi gereja sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Barat kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Pesparawi menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, memperkuat semangat pelayanan, dan menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang diusung dalam Pesparawi sejalan dengan upaya memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagaimana menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional.

Kontingen Sulawesi Barat akan mengikuti 10 kategori lomba, mulai dari paduan suara pria, wanita, remaja pemuda, anak, vokal grup, musik gerejawi nusantara (etnik), hingga cabang solo anak dan remaja. Para peserta merupakan hasil pembinaan yang melibatkan Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, dan Mamasa.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana berpesan agar seluruh peserta menjadikan keikutsertaan dalam Pesparawi sebagai kesempatan untuk mengharumkan nama daerah sekaligus memperluas persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia.

“Melalui event ini kita mengeratkan persaudaraan. Nilai persaudaraan itulah yang menjadi fondasi dalam merawat kehidupan masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Pembimbing Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat menegaskan bahwa Pesparawi bukan hanya panggung seni gerejawi, tetapi juga wadah memperkuat moderasi beragama, kerukunan, dan semangat pelayanan umat.

Dalam kesempatan itu, kontingen Sulawesi Barat juga membawa bibit pohon eboni yang akan ditanam di Taman Nusantara di Manokwari. Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi program ekoteologi Kementerian Agama yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Melalui keikutsertaan dalam Pesparawi Nasional XIV, kontingen Sulawesi Barat diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga menjadi duta harmoni dan persaudaraan yang membawa pesan kebersamaan dari Sulbar untuk Indonesia.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *