Papua Barat

4 Jam Sungai Wefra Mengamuk, BPBD Fakfak Laporkan 5 Rumah Terendam, Penanganan Tertunda

252
×

4 Jam Sungai Wefra Mengamuk, BPBD Fakfak Laporkan 5 Rumah Terendam, Penanganan Tertunda

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Kondisi Kampung Wefra Distrik Furwagi, Kabupaten Fakfak, Saat Luapan Banjir Sungai. Rabu (0/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Banjir dengan intensitas sedang melanda Kampung Wefra, Distrik Furwagi, Kabupaten Fakfak, pada Rabu (10/12/25) sekitar pukul 09.00 WIT. Peristiwa ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang selama beberapa jam.

​Menurut laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak, banjir disebabkan oleh meluapnya sungai kecil yang berada di Kampung Wefra. Meskipun hanya berintensitas sedang, luapan air yang deras berhasil merendam setidaknya lima unit rumah milik warga setempat.

​Kepala BPBD Kabupaten Fakfak, Abdul Samad Hatala menegaskan dalam periswa banjir yang meluap dari sungai tersebut, tidak menimbulkan adanya korban jiwa maupun kerugian harta benda yang signifikan dalam peristiwa tersebut.

“Banjir diperkirakan berlangsung selama kurang lebih empat jam sebelum keadaan di lokasi mulai berangsur kondusif pada sore hari,” ujar Samad Hatala ketika dihubungi media ini.

Banjir Sungai Meluap Merendam Kampung Wefra, Distrik Furwagi, Kabupaten Fakfak. 5 Rumah Dilaporkan Terendam. Rabu (10/12/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Menurutnya, meskipun saat ini, situasi banjir di Kampung Wefra  telah mereda, tim BPBD Kabupaten Fakfak belum dapat langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut.

​”Sehubungan pertimbangan kondisi cuaca yang kurang memungkinkan karena harus menyeberang lautan di wilayah tersebut, BPBD baru akan terjun ke lokasi kejadian pada besok hari, Kamis (11/12/25),” demikian dilaporan Kepala BPBD Fakfak, Samad Hatala.

​Atas kejadian banjir yang melanda Kampung Wefra Distrik Teluk Patipi, BPBD Fakfak, mengimbau agar warga di sekitar bantaran sungai tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi.

“Penanganan resmi akan diupayakan segera setelah kondisi perairan memungkinkan untuk dilalui,”tegas Samad Hatala.

Berdasarkan laporan yang diterima media ini dari warga setempat, penyembab banjir dari kali kampung Wefra disebabkan 2 pohon pala yang tumbang dan melintang menutup kali tersebut sehingga  menyebabkan air kali merembes deras ke kiri dan kanan, hingga akhirnya memasuki perumahan warga.

Saat ini, kata sumber tersebut, Warga Kampung Werfra Distrik Furwagi menunjukkan solidaritas tinggi dengan segera bergotong royong membersihkan area yang terdampak luapan banjir tersebut.(Enrico Letsoin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *