Papua Barat

KPPN Fakfak : Alokasi Dana Desa Mencapai 204 Miliar, Diharapkan Membawa Akselerasi Positif

581
×

KPPN Fakfak : Alokasi Dana Desa Mencapai 204 Miliar, Diharapkan Membawa Akselerasi Positif

Sebarkan artikel ini
KPPN Fakfak
Kepala KPPN Fakfak Samsudin (Kedua dari kiri) Bersama Satker Mitra Kerja. Minggu (23/6/2024). FOTO : KPPN. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Jumat (21/06/2024) KPPN Fakfak melakukan kegiatan press release Kinerja APBN periode Sampai dengan akhir bulan Mei 2024 yang dikemas bersamaan dengan acara SEDAP 067 (Sharing dan Edukasi Akuntansi Pelaporan Keuangan KPPN 067 Fak-Fak) Edisi Juni 2024 dengan topik Sosialisasi Penerbitan SHR dan Persiapan Penyusunan LK Semester I 2024.

Acara ini diselenggarakan melalui media Zoom meeting online dan diikuti oleh seluruh perwakilan Satker mitra kerja KPPN Fakfak. Kegiatan press release bertujuan sebagai bentuk komunikasi kepada publik sehingga kinerja positif pemerintah melalui realisasi APBN dapat diketahui secara luas, khususnya lingkup Kabupaten Fakfak dan Kaimana.

Kinerja APBN melalui realisasi penyaluran Dana Desa terbukti membawa akselerasi positif untuk meningkatkan pemerataan ekonomi dan pembangunan. Realisasi Anggaran tidak hanya berfokus penyerapan, tetapi bisa berkualitas dan menghadirkan output dan outcome yang baik dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Samsudin selaku Kepala KPPN Fakfak memberikan paparan mengenai capaian-capaian strategis kinerja APBN sampai dengan akhir Mei 2024, yaitu:

1./        Ringkasan Eksekutif Ekonomi Regional Provinsi Papua Barat

Berdasarkan data BPS bahwa Perekonomian Papua Barat sampai periode Triwulan I 2024 laju ekonomi berada di angka 2,27% (yoy) sedikit mengalami fluktuasi sebesar -1,99% (ctc). Tingkat Gini ratio Provinsi Papua Barat per akhir 2023 tercatat 0.370 yang menurun dibanding periode sebelumnya.

Selanjutnya angka Inflasi year on year (yoy) pada periode Mei 2024 sebesar 4,56%. Peningkatan positif terjadi pada akumulasi Ekspor Impor per Mei 2024 yang telah mencapai USD 445,75 juta.

Pengendalian dan monitoring inflasi yang intensif dari setiap pemerintah daerah diharapkan dapat terus dilaksanakan secara efektif, diantaranya melalui kinerja TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah). Diharapkan ekonomi Papua Barat terus tumbuh positif sesuai proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di angka 5%.

2./        Realisasi APBN Regional, Penerimaan Negara dan Belanja Negara

Berdasarkan monitoring pada Aplikasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), untuk instansi Kementerian/ Lembaga (KL) lingkup Kabupatan Fakfak dan Kaimana yang terdiri dari 56 satuan kerja (Satker) dan 2 pemerintah daerah (Pemda), Realisasi Belanja per akhir Mei 2024 telah mencapai Rp903,24 Miliar, terdiri dari Belanja Satker K/L sebesar Rp241,24 Miliar dan Belanja TKD (Transfer ke Daerah) mencapai Rp662 Miliar.

Realisasi Belanja terdongkrak naik dengan adanya realisasi belanja modal satuan kerja pada bulan Mei 2024. Belanja ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi regional. Kemudian untuk bidang Penerimaan, dari sektor Pajak mencapai Rp47,94 Miliar, Penerimaan Bea dan Cukai masih nihil dan untuk PNBP telah mencapai Rp11,26 Miliar.

Adapun 5 Satker mitra kerja KPPN Fakfak dengan pagu terbesar yaitu Politeknik Negeri Fakfak (Pagu Rp62 Miliar), UPP Pelabuhan Kaimana (Pagu Rp50 Miliar), PJN Wilayah V Fakfak (Pagu Rp33 Miliar), Pengadilan Agama Kaimana (Pagu Rp17 Miliar) dan KPPBC Fakfak (Pagu Rp6,9 Miliar).

3./        Perkembangan Penyaluran Dana Desa

a. Pada pagu dana desa tahun 2024 alokasi pagu mencapai Rp204,99 Miliar dimana terbagi menjadi Pemda Fakfak Rp118.62 Miliar dan Pemda Kaimana sebesar Rp86.36 Miliar.

b. Sampai dengan akhir Mei 2024, penyaluran dana desa pada Kabupaten Fakfak total telah mencapai Rp36,95 Miliar untuk 113 kampung yang terdiri dari dana Reguler sebesar Rp17 Miliar dan dana Earmark (ditentukan penggunaannya) sebesar Rp19,9 Miliar. Hal ini merupakan prestasi yang sangat baik, mengingat penyaluran Dana Desa sangat penting untuk mempercepat perputaran ekonomi sehingga dapat membawa akselerasi positif bagi masyarakat desa, khususnya untuk menahan laju inflasi dan meningkatkan daya beli Masyarakat kecil.

c. Adapun penyaluran dana desa untuk Kabupaten Kaimana masih nihil dan dalam proses finalisasi dokumen syarat. Diharapkan keberhasilan penyaluran Dana Desa di tahun 2023 menjadi modal awal yang bagus untuk kinerja penyaluran di Tahun 2024

4./        Perkembangan Penyaluran DAK Fisik

a. Pada tahun 2024, pagu DAK Fisik Penugasan mengalami kenaikan dengan alokasi mencapai total Rp277,24 Miliar, dan sampai akhir Mei 2024 masih belum terdapat realisasi dari tiap-tiap kabupaten. Pada saat ini koordinasi dan sosialisasi peraturan terbaru mengenai DAK Fisik terus dilaksanakan secara intensif.

b. Alokasi DAK Fisik sangat penting karena ditujukan pada sektor-sektor strategis misalnya Sentra Pangan, Konektivitas Kawasan, Elektrifikasi Daerah dan lain-lain yang sangat berperan penting untuk mempercepat pembangunan fisik hingga pedesaan.

5./        Perkembangan Penyaluran DAK Non Fisik

Alokasi penyaluran DAK Non Fisik, baik reguler maupun kinerja tahun 2024 memiliki alokasi pagu sebesar Rp161,33 Miliar. Adapun Penyaluran per Mei 2024 telah dilaksanakan dengan total Rp55,23 Miliar, capaian terbagi menjadi dua yaitu: sebesar Rp32,53 Miliar untuk Kabupaten Fakfak dan sebesar Rp22,70 Miliar untuk Pemda Kaimana. KPPN Fakfak secara intensif melakukan koordinasi dengan BPKAD Kabupaten Fakfak dan Kaimana untuk meningkatkan percepatan penyerapan realisasi, sehingga target bisa segera dicapai dengan maksimal.

6./        Perkembangan Penyaluran Dana BOS (SD, SMP, dan SMA)

a. Dana BOS terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Dana BOS Reguler, Dana BOS Afirmasi, dan Dana BOS Kinerja. Dana ini ditujukan untuk peningkatan fasilitas pendidikan dan dukungan pembelajaran agar semakin optimal. Untuk pagu alokasi Dana BOS (SD, SMP dan SMA) tahun 2024 memiliki besaran alokasi Rp54,30 Miliar yang secara konsisten dilakukan penyaluran.

b. Adapun sampai dengan akhir Mei 2024 telah tercapai realisasi penyaluran Dana BOS reguler sebesar Rp26,26 Miliar (49,93%) untuk 260 sekolah dan 35.730 siswa di kabupaten Fakfak dan Kaimana.

7./        Perkembangan Penyaluran Dana BOP (PAUD dan Kesetaraan)

Dana BOP tahun 2024 dengan alokasi sebesar Rp4,32 Miliar telah dilaksanakan penyaluran sampai dengan akhir Mei 2024 dengan rincian Dana BOP Paud untuk 127 sekolah disalurkan Rp1,45 Miliar dan Dana BOP Kesetaraan untuk 9 sekolah disalurkan Rp0,66 Miliar untuk kabupaten Fakfak dan Kaimana.

8./        Perkembangan DBH (Dana Bagi Hasil), Insentif Fiskal, OTSUS dan DAU

a. Penyaluran DAU yang merupakan dana dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi telah dicairkan total sebesar Rp496 Miliar dari pagu sebesar Rp1.350 Miliar. Adapun rincian realisasi penyaluran DAU terdiri dari Kabupaten Fakfak sebesar Rp272,72 Miliar dan Kabupaten Kaimana sebesar Rp223,74 Miliar. Diharapkan realisasi DAU dapat mempercepat Pembangunan fisik, non fisik dan infrastruktur di daerah.

b. Selanjutnya untuk pagu Dana Bagi Hasil (DBH) pada tahun 2024 mencapai Rp234 Miliar. Sampai dengan akhir bulan Mei 2024 telah terdapat realisasi penyaluran DBH sebesar Rp70,99 Miliar yang terdiri dari DBH Kabupaten Kaimana sebesar Rp45,31 Miliar dan Kabupaten Fakfak sebesar Rp25,68 Miliar. Penyaluran dana-dana ini diharapkan dapat menjadi bosster peningkatan ekonomi di daerah Kabupatan Fakfak dan Kaimana.

c. Sedangkan untuk Insentif Fiskal dan Otonomi Khusus masih belum terdapat realisasi di awal tahun ini dari pagu total sebesar Rp204 Miliar dan mekanisme sosialisasi masih terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

9./        Current issue penting lainnya tentang Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

a. Pada program penyaluran Pembiayaan UMi (Ultra Mikro) yang menyasar usaha UMKM kecil telah dilaksanakan yaitu melalui PT Pegadaian yang terus didorong untuk menyalurkan program pembiayaan UMi di kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana. Sampai dengan akhir Mei 2024 telah berhasil menyalurkan sebanyak 7 debitur Rp86,1 juta dan pada Kabupaten Kaimana sebanyak 3 debitur dengan nilai Rp37 juta.

b. Pada realisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Fakfak dan Kaimana data per Mei 2024 menunjukkan bahwa telah dilakukan penyaluran kepada 373 debitur di Kabupaten Fakfak dengan nilai Rp18,24 Miliar dan 276 debitur di Kabupaten Kaimana dengan nilai Rp17,86 Miliar. Dari debitur KUR tersebut terdapat 3 jenis skema penyaluran yaitu: skema kecil, skema mikro dan skema supermikro. Sektor terbesar masih dipimpin oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran yaitu sebanyak 59,82% dari jumlah keseluruhan debitur. KUR sendiri disalurkan oleh Bank Mandiri, BNI, BPD Papua, BRI dan PT Pegadaian Syariah.

Samsudin menambahkan, bahwa sampai dengan akhir Mei 2024, APBN terus bergerak membawa akselerasi positif pada pembangunan di daerah. Selama bulan April dan Mei 2024, belanja pemerintah terus tumbuh positif dan mampu meningkatkan tingkat perekonomian khususnya pada masyarakat kecil.

Lebih lanjutnya dia menyampaikan bahwa KPPN Fakfak telah melaksanakan pengendalian internal dan pengawasan integritas yaitu melalui mekanisme 3 Lini Model yang melibatkan unit Kepatuhan Internal (UKI), unsur pimpinan dan inspektorat, sehingga diharapkan seluruh pelayanan KPPN Fakfak pada masyarakat gratis tanpa biaya.

Samsudin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kepada seluruh mitra kerja dan masyarakat yang terus memberi dukungan aktif kepada KPPN Fakfak dengan menjaga seluruh layanan tanpa pungutan apapun.

KPPN Fakfak terus berkomitmen untuk menjaga integritas dan memberikan pelayanan secara MANTAP (Mudah, Aman, Nyaman, Tanpa Biaya, Akurat Pelayanannya, dan Pasti Kepuasannya). Bilamana terjadi adanya pelanggaran, maka petugas mitra kerja wajib untuk melaporkan ke kanal-kanal pengaduan resmi yaitu WISE Kemenkeu dan Lapor 067 KPPN. Dengan adanya layanan yang prima dan kerjasama seluruh unsur lapisan mitra kerja, diharapkan akan terwujud pengelolaan keuangan negara yang baik, transparan professional serta terpercaya. (Indonesian Treasury, Handal).(rls/Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *