PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI– Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama pemerintah kabupaten se-Papua Barat mulai menerapkan metode Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) untuk meningkatkan kemampuan matematika para siswa.
Program unggulan ini merupakan inisiatif Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, M.Si dan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani, SH., M.Si yang diluncurkan pada tahun 2025, bekerja sama dengan Institut Yohanes Surya.
“Metode Gasing adalah metode perhitungan cepat dan tepat tanpa alat bantu hitung. Program ini dilakukan langsung di masing-masing kabupaten di Papua Barat, tidak perlu dikirim ke Jakarta,” ujar Plt Kepala Bappeda Papua Barat, Deasy Tetelepta, kepada wartawan di Gedung Auditorium PKK Papua Barat, Selasa (20/5/2025).
Ia menambahkan, program ini telah disepakati bupati se-Papua Barat dan sudah mulai dilaksanakan sejak Mei.
“Ditargetkan tahun ini ada 6.000 guru terlatih dan 97.000 siswa mampu menguasai matematika numerik serta literasi membaca,” ungkapnya.
Selain pelatihan guru dan siswa, program ini juga menjadi bagian dari rangkaian pertemuan strategis antara provinsi dan kabupaten yang berlangsung sejak 14 Mei, mencakup forum perangkat daerah, diskusi otonomi khusus, serta Musrenbang Papua Barat.
“Dari visi-misi Gubernur, terdapat 7 prioritas daerah, 20 program unggulan, dan 83 kegiatan prioritas utama. Tahun 2026 akan difokuskan pada 49 kegiatan prioritas utama yang diturunkan ke dalam program, kegiatan, dan sub-kegiatan mendukung peningkatan SDM dan kualitas pendidikan,” tambah Deasy.
Program Gasing ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperbaiki kualitas pendidikan dasar, sejalan dengan tema pembangunan Papua Barat tahun ini: Penguatan Pondasi Transformasi melalui Peningkatan SDM, Tata Kelola Pemerintahan, dan Ekonomi Berbasis Produk Unggulan Daerah dalam Koridor Otsus.(rustam madubun)













