Papua Barat

Gubernur: Jabatan Eselon III dan IV Diisi, Eselon II Segera Dilelang

1124
×

Gubernur: Jabatan Eselon III dan IV Diisi, Eselon II Segera Dilelang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si didampinggi Wakil GUbernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH., M.Si  menjelaskan rencana pengisian jabatan eselon III dan IV serta tahapan seleksi jabatan eselon II saat diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari, Senin (16/6/2025). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat akan memprioritaskan pengisian jabatan kosong pada eselon III dan IV sebelum melakukan rotasi atau pergeseran pejabat yang sudah menduduki jabatan saat ini.

Hal ini disampaikan Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari, Senin (16/6/2025).

“Kita sedang inventarisasi dulu. Jabatan eselon III dan IV yang kosong itu kita prioritaskan, kita isi dulu. Baru yang sudah ada, mungkin ada pergeseran-pergeseran, bisa juga non job,” ujar Gubernur Dominggus.

Inventarisasi jabatan kosong tersebut menjadi langkah awal sebelum dilakukan mutasi secara menyeluruh.

Gubernur memastikan proses ini akan berjalan dengan prinsip kebutuhan organisasi dan kepatuhan terhadap prosedur administrasi.

Terkait seleksi jabatan untuk eselon II, Gubernur menyebutkan bahwa panitia seleksi telah dibentuk dan siap bekerja.

Panitia seleksi ini terdiri dari tujuh orang yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat.

“Panitia seleksi jabatan eselon II sudah ada. Pak Sekda sebagai ketua, Asisten III sebagai anggota, Kepala Kepegawaian sebagai sekretaris, ditambah perwakilan dari BKN dan dari Universitas PApua (Unipa) sebagai anggota. Total tujuh orang,” jelasnya.

Gubernur Dominggus Mandacan menambahkan bahwa Surat Keputusan (SK) panitia seleksi telah ditetapkan.

Ia juga telah memberi arahan agar panitia segera bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“SK-nya sudah ada. Saya sudah kasih petunjuk agar Pak Sekda dan panitia berangkat untuk ketemu Mendagri dan BKN, menyampaikan jabatan-jabatan yang akan kita lelang. Kita laporkan dulu, setelah ada persetujuan, baru kita bisa laksanakan,” tegas Gubernur.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *