PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWAR – Gubernur Papua Barat, Dra. Dominggus Mandacan, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai dalam aksi demonstrasi menolak kenaikan gaji anggota DPR RI, yang digelar di Manokwari pada Selasa (2/9/2025).
Baca juga: 4 Jam Dibawah Teriknya Matahari, Saksi Keterbukaan Pejabat pada Suara Rakyat
“Pertama-tama saya memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya yang berlangsung damai. Terima kasih adik-adik sudah menyampaikan dengan sopan santun,” ujar Gubernur di hadapan para peserta aksi.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan 17 tuntutan yang sebagian besar berkaitan dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat.
Menanggapi hal itu, Gubernur Dominggus menegaskan bahwa seluruh poin tuntutan akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.
“Dari 17 tuntutan tadi, yang menjadi kewenangan kabupaten akan dibicarakan di tingkat kabupaten, sedangkan yang menjadi urusan provinsi akan kami bahas di tingkat provinsi. Untuk poin-poin yang perlu ditindaklanjuti ke pemerintah pusat, satu pun tidak akan kami kurangi,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa semua tuntutan telah diterima secara resmi dan ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa, Ketua DPR Papua Barat, serta dirinya sendiri sebagai Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dalam menyampaikan aspirasi, mengingat potensi penyusupan dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi.
“Kita bersama-sama menjaga kedamaian karena kita tidak tahu ada kelompok atau orang-orang tertentu yang memiliki kepentingan pribadi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun dari luar daerah, yang bisa saja memanfaatkan situasi ini,” ujar Gubernur.
Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu berjalan tertib, dengan mahasiswa menyampaikan orasi dan aspirasi mereka di depan kantor pemerintahan provinsi.(rustam madubn)













