Papua Barat

Mohamad Lakotani Kembali Pimpin DMI Papua Barat Periode 2025 – 2030

417
×

Mohamad Lakotani Kembali Pimpin DMI Papua Barat Periode 2025 – 2030

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si, bersama Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, S.KM., M.MKes, saat menerima cinderamata pada Musyawarah Wilayah II DMI Papua Barat di Aula MUI Papua Barat, Sabtu (20/9/2025). FOTO: HUMAS DMI PAPUA BARAT

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Musyawarah Wilayah (Muswil) II Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat yang berlangsung di Aula Kantor MUI Papua Barat, Sabtu (20/9/2025), menetapkan secara aklamasi Mohamad Lakotani, S.H., M.Si sebagai Ketua Umum DMI Papua Barat Periode 2025 – 2030.

Muswil yang mengusung tema Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid, Mewujudkan Masjid Sebagai Pusat Peradaban Umat” ini dihadiri puluhan keluarga besar DMI dari kabupaten se-Papua Barat.

Dalam sambutannya, Mohamad Lakotani menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pengurus dan pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa DMI memiliki peran penting tidak hanya dalam memakmurkan masjid, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

“Salah satu ciri organisasi modern adalah adanya regenerasi dan evaluasi. Melalui Muswil ini, kita tidak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga melakukan refleksi atas kerja-kerja DMI lima tahun terakhir,” kata Lakotani.

Ia menambahkan, periode kepengurusannya sebelumnya penuh tantangan karena bertepatan dengan pandemi COVID-19, sehingga banyak program terhambat.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si, saat menyampaikan sambutan pada Musyawarah Wilayah II DMI Papua Barat di Aula MUI Papua Barat, Sabtu (20/9/2025). FOTO HUMAS DMI PAPUA BARAT.

Meski demikian, hampir seluruh kabupaten di Papua Barat telah terbentuk kepengurusan DMI, kecuali Pegunungan Arfak. Lakotani juga memastikan dalam waktu dekat DMI Papua Barat Daya akan dibentuk menyusul pemekaran wilayah.

Sementara itu, Wakil Sekjen DMI Pusat, KH. Tatang Hidayat, S.H., yang hadir mewakili Ketua Umum, menegaskan bahwa DMI tidak memiliki masjid, melainkan menjadi wadah pembinaan dan penguatan bagi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

“DMI hadir untuk melatih, membimbing, dan memperkuat manajemen masjid agar jamaah merasakan kenyamanan. Peran DMI sangat strategis dalam mendorong masjid menjadi pusat pembinaan umat sekaligus wadah mediasi dengan berbagai pemangku kepentingan,”* ujarnya.

Wakil Sekjen DMI Pusat, KH. Tatang Hidayat, S.H. FOTO: HUMAS DMI PAPUA BARAT

Gubernur Papua Barat melalui Asisten III, Otto Prorongan, S.KM., M.MKes., yang membuka Muswil, menyampaikan apresiasi atas kontribusi DMI dalam menjaga persatuan dan membangun keharmonisan umat.

“DMI diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kerukunan, kedamaian, dan meningkatkan peran masjid sebagai pusat peradaban Islam yang rahmatan lil alamin. Mari kita jadikan musyawarah ini sebagai momentum memperkuat sinergi umat dan pemerintah,”* ujar Otto mewakili Gubernur.

Muswil II DMI Papua Barat ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, serta diakhiri dengan penetapan Mohamad Lakotani sebagai Ketua Umum terpilih periode 2024–2029. Ke depan, kepengurusan baru diharapkan dapat membawa energi segar dalam memajukan peran masjid di Tanah Papua.

Muswil dihadiri kepengurusan DMI se Papua Barat yang telah terbentuk. Selain memilih kepengurusan periode 2025-2030, Muswil juga membahas program kerja yang akan dilaksanakan nantinya.(rustam madubun)

Asisten III, Otto Prorongan, S.KM., M.MKes. FOTO: HUMAS DMI PAPUA BARAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *